Sorot Indonesia – Pelatih Timnas Indonesia John Herdman telah melakukan kesalahan fatal! Setelah menang besar atas Timnas Kamboja dengan skor 5-1 di laga pembuka Piala AFF 2026, Herdman masih belum puas dengan performa timnya.
Menurut Herdman, timnya tidak boleh besar kepala meski mereka menang besar di laga ini. Ia menyebut bahwa ada beberapa hal yang masih bisa ditingkatkan dari penampilan Skuad Garuda di laga itu.
Sebelumnya, Herdman telah mengatakan bahwa turnamen ini adalah kesempatan baik bagi timnya untuk meningkatkan performa. Namun, setelah menang besar atas Kamboja, Herdman masih belum puas dengan performa timnya.
“Saya sudah bilang bahwa kita menatap satu laga demi satu laga, selangkah demi selangkah,” kata Herdman. “Ini pertandingan kedua kami bermain bersama sebagai sebuah grup, kami melakukan sesuatu yang bagus secara taktikal hari ini, tetapi ada beberapa hal yang masih bisa kami kembangkan,” sambung Herdman.
Salah satu kesalahan fatal Herdman adalah menghilang dari bangku cadangan dan memilih menyaksikan permainan anak asuhnya dari tribun paling atas stadion. Momen itu terjadi pada 30 menit awal pertandingan Timnas Indonesia melawan Kamboja di Stadion Pakansari, Senin (27/7/2026).
John Herdman tidak berada di pinggir lapangan, melainkan justru anak buahnya, Steven Vitoria, yang memberikan arahan kepada Rizky Ridho cs dari pinggir lapangan. Menghilangnya John Herdman dari bangku cadangan Timnas Indonesia ternyata bukan tanpa alasan. Pelatih asal Inggris itu sengaja tidak berada di pinggir lapangan pada fase awal pertandingan.
Menurutnya, pengamatan dari tribun memberikan perspektif berbeda dibanding berdiri di pinggir lapangan, sehingga ia bisa menilai organisasi permainan tim secara lebih menyeluruh. “Saya mulai dari soal rotasi pemain,” ujar John Herdman. “Ini adalah turnamen, dan saya sudah mengatakan sebelumnya bahwa banyak pemain kami masih berada dalam fase pramusim.”
Keputusan rotasi pemain pun telah direncanakan sejak awal turnamen. Ia menjelaskan sebagian besar pemain masih berada dalam tahap pramusim sehingga kondisi fisik belum sepenuhnya siap untuk bermain penuh secara beruntun. “Sebagian besar pemain belum bermain penuh selama 90 menit dalam waktu yang lama,” katanya.
Jika kita melihat dari sisi pelatih, John Herdman telah melakukan kesalahan fatal. Ia tidak berada di bangku cadangan dan memilih menyaksikan permainan anak asuhnya dari tribun paling atas stadion. Hal ini menunjukkan bahwa ia tidak memiliki kepercayaan diri untuk berada di bangku cadangan.
Mengenai rotasi pemain, keputusan tersebut telah direncanakan sejak awal turnamen. Ia menjelaskan sebagian besar pemain masih berada dalam tahap pramusim sehingga kondisi fisik belum sepenuhnya siap untuk bermain penuh secara beruntun. “Sebagian besar pemain belum bermain penuh selama 90 menit dalam waktu yang lama,” katanya.
Herdman juga menilai bahwa Timnas Indonesia tidak perlu merayakan kemenangan melawan Kamboja ini secara berlebihan. Karena perjalanan mereka di Piala AFF 2026 masih cukup panjang.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.
