Sorot Indonesia – Respons Erick Thohir usai Presiden Prabowo bahas Timnas Indonesia tak tampil di Piala Dunia [titlebase] mencuat setelah kekalahan menyakitkan Timnas Indonesia dari Vietnam dengan skor 0-3 dalam pertandingan ketiga Grup A ASEAN Championship 2026. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Pakansari, Cibinong, pada Senin malam, 3 Agustus 2026. Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi skuad Garuda yang sebelum laga ini berhasil meraih dua kemenangan berturut-turut.
Erick Thohir, selaku Ketua Umum PSSI, mengungkapkan bahwa meskipun hasil pertandingan tidak memuaskan, keyakinannya terhadap proyek jangka panjang yang dibangun bersama pelatih John Herdman tetap kuat. “Saya masih sangat percaya dengan John Herdman untuk membentuk timnas yang kuat dan berdaya saing secara bertahap. Proses ini membutuhkan waktu dan kesabaran,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Erick juga meminta publik untuk menghargai kualitas Vietnam yang merupakan salah satu kekuatan besar di Asia Tenggara. “Kita harus mengakui bahwa Vietnam adalah tim yang kuat dan memiliki sejarah yang solid. Mereka telah membuktikan kapasitasnya dengan tiga kali menjuarai Piala AFF,” tambahnya.
Presiden Prabowo Subianto juga memberikan pandangan optimistis tentang masa depan Timnas Indonesia. Dalam sambutannya yang dibacakan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga pada Kongres Biasa PSSI 2026, Prabowo menekankan bahwa Indonesia layak untuk tampil di Piala Dunia 2030. “Bukan hal yang mudah, tapi kita harus berupaya semaksimal mungkin,” tuturnya.
Prabowo menekankan pentingnya sepak bola sebagai sarana membangun karakter bangsa. Ia menyatakan bahwa olahraga ini mengajarkan disiplin, pengorbanan, dan kerja sama. “Tidak ada kemenangan tanpa disiplin. Tidak ada prestasi tanpa pengorbanan, dan tidak ada kejayaan tanpa kerja sama. Nilai-nilai itulah yang sesungguhnya menjadi pondasi bagi kemajuan sebuah bangsa,” ungkapnya.
Erick Thohir juga menanggapi rencana pembangunan sepak bola nasional yang diharapkan dapat menjaga kehormatan dan martabat bangsa di mata dunia. Ia menyatakan bahwa membangun sepak bola Indonesia bukan hanya mengejar kemenangan di lapangan, tetapi juga untuk mengangkat martabat Indonesia di mata dunia.
Lebih lanjut, Erick menuturkan bahwa meski kekalahan dari Vietnam menjadi pukulan, peluang Timnas Indonesia untuk melaju di turnamen ini belum sepenuhnya tertutup. “Saya percaya masih ada peluang. Mudah-mudahan saat menghadapi Singapura nanti kita bisa bangkit,” tegas Erick.
Dalam konteks yang lebih luas, Erick juga membuka peluang untuk mencalonkan diri kembali sebagai Ketua Umum PSSI pada periode 2027-2031. Menurutnya, keputusan tersebut akan diambil setelah berdiskusi dengan pemerintah dan FIFA, serta mempertimbangkan aspirasi masyarakat sepak bola.
Dengan visi yang jelas dan dukungan dari pemerintah serta masyarakat, Erick Thohir bertekad untuk membawa Timnas Indonesia ke jenjang yang lebih tinggi, termasuk cita-cita tampil di Piala Dunia 2030. Respons Erick Thohir usai Presiden Prabowo bahas Timnas Indonesia tak tampil di Piala Dunia [titlebase] menegaskan komitmennya untuk terus berjuang demi sepak bola Indonesia.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.
