Sorot IndonesiaDara Arafah kembalikan uang saku Rp10 juta dari Hanania saat umrah, ngaku prihatin nasib jemaah.

Polisi tidak menahan suami istri pemilik Hanania Travel meski sudah menetapkan mereka sebagai tersangka kasus dugaan penipuan-pencucian uang penyelenggaraan Umrah dan Haji.

Baca juga:

Dirjen Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kompol Iman Imanuddin, mengatakan, saat ini Ahmad Syah Farhan dan istrinya, F, hanya menjadi tahanan kota.

"Saat ini tersangka sudah kami lakukan penahanan. Penahanan yang kami lakukan adalah penahanan dalam bentuk tahanan kota," kata Iman dalam konferensi pers, Jumat (31/7/2026).

Iman menjelaskan bahwa keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan anak yang kehilangan peran orang tua jika keduanya ditahan.

"Karena yang bersangkutan masih memiliki anak yang masih balita, kemudian juga orang tuanya dalam keadaan sakit," ujar Iman.

Sebelumnya, Kanit 2 Subdit Keamanan Negara (Kamneg) Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Anak Agung Dwipayana, mengatakan F adalah istri dari Ahmad Syah Farhan, pemilik Hanania Travel.

"Untuk tersangka kami sudah tetapkan dua, ASF dan F. Betul, F sebagai komisaris dan istrinya," kata Agung saat dihubungi Kompas.com melalui telepon, Jumat (24/7/2026).

Dara Arafah, salah satu korban penipuan Hanania Travel, mengaku prihatin nasib jemaah yang terkena dampak kasus ini.

"Saya sangat prihatin dengan nasib jemaah yang terkena dampak kasus ini. Saya berharap pihak berwajib dapat segera menyelesaikan kasus ini," kata Dara Arafah.

Kasus penipuan Hanania Travel terungkap setelah beberapa jemaah melaporkan bahwa mereka telah kehilangan uang saku saat melakukan umrah.

Pihak polisi telah menetapkan beberapa tersangka dan memulai penyelidikan untuk menemukan pelaku.

Kasus ini merupakan contoh dari penipuan yang berlangsung di kalangan jemaah umrah.

Para jemaah harus berhati-hati saat melakukan umrah dan tidak mudah percaya dengan penawaran yang menarik.

Selain itu, pihak berwajib harus dapat segera menyelesaikan kasus ini untuk mengembalikan kepercayaan jemaah.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.