Sorot Indonesia – Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila kembali menunjukkan komitmennya dalam berbagai sektor pembangunan di Kabupaten Sumedang. Dalam beberapa hari terakhir, ia aktif menghadiri sejumlah agenda strategis, mulai dari pemberdayaan UMKM, gerakan kemanusiaan, hingga mendukung program pendidikan Sekolah Rakyat. Kehadiran Wakil Bupati Sumedang di setiap kegiatan menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Pada Sabtu (3/10/2026), Wakil Bupati Sumedang membuka acara Senam Ceria, Ice Breaking, dan Pasar Rutin UMKM Paguyuban Kartika 17 di Lapang Voli Cipacing, Kecamatan Jatinangor. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi paguyuban yang telah menyelenggarakan kegiatan bermanfaat bagi masyarakat. Menurutnya, acara ini bukan sekadar olahraga dan hiburan, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi, menjaga kesehatan, dan membangun kebersamaan.
“Melalui kegiatan seperti ini kita bisa bergerak bersama, bergembira bersama, sekaligus membangun kebiasaan hidup aktif. Saya harap kita semua diberikan kesehatan,” ujar Fajar. Ia juga menilai ice breaking mampu mencairkan suasana, menghilangkan kejenuhan, serta mempererat komunikasi antaranggota paguyuban.
Lebih lanjut, Wakil Bupati Sumedang memberikan perhatian khusus pada Pasar UMKM yang digelar dalam acara tersebut. Ia menilai pasar ini menjadi ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk dan memperluas pemasaran. Pemerintah Kabupaten Sumedang, katanya, terus mendorong UMKM naik kelas melalui kreativitas, inovasi, penguatan pemasaran, dan pemanfaatan teknologi digital.
Sehari sebelumnya, Kamis (2/10/2026), Wakil Bupati Sumedang memimpin rapat evaluasi Gerakan Solidaritas Kemanusiaan (GSK) 2026 di Aula Tampomas. GSK merupakan inisiatif PMI Kabupaten Sumedang bersama Pemkab Sumedang untuk meningkatkan kepedulian dan empati masyarakat. Fajar menegaskan bahwa gerakan ini adalah ikhtiar bersama untuk memberikan pelayanan sosial tanpa menunggu proses administratif.
“Gerakan Solidaritas Kemanusiaan ini merupakan suatu pergerakan atau ikhtiar kami untuk bisa memberikan pelayanan dan membantu dari sisi sosial tanpa harus menunggu dari sisi administratif,” ujarnya. Ia menyebut PMI Sumedang telah hadir dalam berbagai persoalan kemanusiaan, seperti perbaikan rumah tidak layak huni, bantuan air bersih saat kemarau, serta edukasi kesehatan.
Dalam pelaksanaan GSK 2026, Wakil Bupati Sumedang mengajak seluruh SKPD, kecamatan, dan stakeholder untuk berpartisipasi aktif. Dana yang dihimpun ditargetkan mencapai Rp1 miliar hingga Rp1,5 miliar. “Pada prinsipnya bantuan GSK ini adalah dari rakyat untuk rakyat, dari masyarakat Kabupaten Sumedang untuk kembali lagi kepada masyarakat Kabupaten Sumedang,” tegasnya. Ia juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan bantuan.
Sementara itu, di bidang pendidikan, Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Sumedang yang dinilai aktif dalam penyelenggaraan Sekolah Rakyat. Kunjungan Gus Ipul ke Sumedang pada Kamis (1/10/2026) disambut antusias oleh siswa dan orang tua. Dalam dialog tersebut, para siswa menampilkan berbagai keterampilan, mulai dari yel-yel, hadrah, karate, tari tradisional, hingga puisi.
Gus Ipul menyatakan bahwa setelah setahun belajar di Sekolah Rakyat, para siswa tampak lebih percaya diri. “Dulu setahun yang lalu ketika mereka masuk pertama kali di Sekolah Rakyat, mereka adalah siswa kurang percaya diri, tidak berani tampil di depan publik. Tapi hari ini kita lihat anak-anak kita sudah tumbuh berkembang dengan baik,” ujarnya. Ia juga mengapresiasi peran Bupati dan Wakil Bupati Sumedang yang bekerja keras memenuhi alokasi siswa SD Sekolah Rakyat.
Pemerintah Kabupaten Sumedang juga turut mendorong partisipasi masyarakat dalam Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital. Gus Ipul menyebut Sumedang selalu di depan, dengan lebih dari 50 persen warganya sudah terdaftar. “Saya terima kasih, memang Sumedang selalu di depan,” katanya.
Dengan berbagai program yang dijalankan, Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila terus membuktikan komitmennya untuk membangun Sumedang yang lebih maju, peduli, dan sejahtera. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan stakeholder menjadi kunci keberhasilan pembangunan daerah.
Ke depan, diharapkan sinergi yang telah terbangun dapat terus berlanjut, sehingga Sumedang semakin berdaya saing dan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat. Sosok Wakil Bupati Sumedang menjadi motor penggerak perubahan yang nyata.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.
