Sorot Indonesia – Sosialisme demokrat warisan Roosevelt bangkit di AS, Zohran Mamdani bilang begini. Dalam sebuah langkah yang menarik perhatian banyak pihak, Wali Kota New York, Zohran Mamdani, menolak kenaikan gaji sebesar 18,2 persen yang disetujui oleh Dewan Kota. Keputusan ini, yang diambil pada Kamis (16/7/2026), menunjukkan komitmen Mamdani untuk memprioritaskan kepentingan warga daripada kesejahteraan pribadi pejabat. Dengan gaji wali kota yang meningkat dari 258.750 dolar AS menjadi 305.800 dolar AS, Mamdani mengumumkan, “Saya tidak akan menerima kenaikan gaji ini,” menekankan bahwa tidak ada keluhan dari warga mengenai gaji wali kota yang dianggap terlalu rendah.
Tindakan ini bukan hanya sekadar penghematan finansial, tetapi juga merupakan strategi politik yang memperkuat citranya sebagai pemimpin yang peduli terhadap biaya hidup masyarakat. Dalam kampanyenya, Mamdani fokus pada isu-isu seperti sewa rumah yang terjangkau, biaya pengasuhan anak, dan harga bahan makanan, yang kini menjadi perhatian utama di kota yang dikenal sebagai pusat keuangan dunia.
Jajak pendapat terbaru menunjukkan bahwa Mamdani memiliki dukungan yang kuat meskipun tidak tanpa tantangan. Menurut survei Marist Poll yang dirilis pada 8 April 2026, 48 persen penduduk dewasa New York mendukung kinerjanya dalam 100 hari pertama pemerintahannya, sementara 30 persen menyatakan ketidaksetujuan. Meskipun demikian, 55 persen responden memiliki pandangan positif terhadap Mamdani, menunjukkan bahwa penduduk lebih menyukai sosoknya dibandingkan kinerjanya.
Dalam konteks yang lebih luas, Mamdani menegaskan bahwa identitasnya sebagai Sosialis Demokrat tidak akan mengancam dunia usaha. Dalam wawancara dengan The New York Times, ia menyatakan bahwa gerakan yang diusungnya adalah upaya untuk mengembalikan Partai Demokrat kepada akar sejarahnya yang diperjuangkan oleh Franklin D. Roosevelt, yaitu melalui kebijakan New Deal. “Hal yang membuat saya bangga menjadi seorang Demokrat adalah apa yang dahulu diperjuangkan partai kami,” ujarnya.
Mamdani berusaha untuk menghidupkan kembali semangat nilai-nilai tersebut, yang kini dianggap semakin sulit ditemukan dalam praktik politik modern. Ia juga mengakui pentingnya menjaga hubungan baik dengan sektor swasta, menegaskan bahwa pemerintahannya tetap terbuka untuk investasi, termasuk dari Wall Street. “Saya pikir hubungan dengan para pemimpin sektor swasta sangat penting. Yang menyatukan kami adalah keyakinan terhadap kota ini dan komitmen untuk menjaga kemajuannya,” tambahnya.
Keberhasilan Mamdani dalam menarik dukungan juga terlihat dari beberapa kandidat Sosialis Demokrat yang berhasil memenangkan pemilihan pendahuluan anggota DPR Amerika Serikat, memperkuat posisi kelompok progresif di dalam partai. Dalam konteks ini, Mamdani menunjukkan bahwa dukungan terhadap kebijakan progresif bukanlah halangan bagi pertumbuhan ekonomi. Sebagai bukti, ia menunjuk pada keputusan American Express untuk membangun kantor pusat baru di kawasan Two World Trade Center, yang menunjukkan bahwa dunia usaha tetap percaya pada prospek ekonomi New York.
Sosialisme demokrat warisan Roosevelt bangkit di AS, Zohran Mamdani bilang begini, bahwa perubahan yang diusungnya akan membawa dampak positif bagi seluruh warga. Dengan komitmen untuk meningkatkan kualitas hidup dan mendukung keadilan sosial, Mamdani berusaha menunjukkan bahwa kehadiran sosialis di pemerintahan tidak akan menghalangi investasi dan pertumbuhan ekonomi, melainkan justru dapat menciptakan kesejahteraan yang lebih merata.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.
