Sorot Indonesia – Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, baru-baru ini mengungkapkan alasan di balik ucapan selamat ulang tahun yang ditujukan kepada Nadiem Makarim, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Dalam pernyataannya, Dasco menjelaskan bahwa ucapan tersebut bukan hanya sekedar formalitas, melainkan merupakan bentuk penghargaan terhadap dedikasi Nadiem dalam pengembangan pendidikan di Indonesia.
Dasco jelaskan alasan ucapkan selamat ulang tahun ke Nadiem [titlebase] dengan menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan sektor pendidikan. Ia juga menyoroti bahwa hubungan baik antara legislatif dan eksekutif sangat penting dalam mewujudkan kebijakan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Dasco memimpin rapat koordinasi mengenai penyusunan Peraturan Presiden (Perpres) tentang ojek online (ojol), di mana Nadiem juga memiliki kepentingan terkait kebijakan transportasi. Rapat yang berlangsung pada Kamis (23/7/2026) tersebut bertujuan untuk menyelaraskan pandangan dalam merumuskan regulasi yang memberikan kepastian hukum bagi profesi transportasi online. Hal ini menunjukkan bahwa Dasco menganggap penting komunikasi dan dukungan antar kementerian untuk mencapai hasil yang optimal, baik di bidang pendidikan maupun transportasi.
Dalam pertemuan tersebut, dihadiri oleh berbagai pimpinan kementerian, Dasco menekankan bahwa Perpres ini akan fokus pada perlindungan mitra pengemudi, kepastian hubungan kemitraan antara aplikator dan pengemudi, serta evaluasi tarif ojol. Ia mengungkapkan bahwa saat ini rancangan Perpres hampir final dan ditargetkan segera rampung.
Selama rapat, Dasco juga membahas masukan dari Koalisi Ojol Nasional mengenai penerapan skema bagi hasil 92:8 persen. Menurut Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, skema pembagian tarif ini sudah diterapkan dan perlu penegakan disiplin di antara aplikator. Hal ini menunjukkan bahwa Dasco tidak hanya peduli pada hubungan personal, tetapi juga pada aspek regulasi yang mempengaruhi banyak orang.
Selain itu, dalam konteks yang lebih luas, Nanik S. Deyang, mantan Kepala Badan Gizi Nasional, juga menyebutkan Dasco sebagai salah satu orang yang memahami alasan di balik keputusannya untuk mundur dari jabatan tersebut. Nanik menjelaskan bahwa Dasco adalah sosok yang selalu dapat diandalkan untuk berkonsultasi mengenai kebijakan-kebijakan yang diambilnya, termasuk dalam situasi sulit. Ini menambah dimensi lain terhadap karakter Dasco sebagai seorang pemimpin yang mendengarkan dan memahami rekan-rekannya.
Dengan demikian, Dasco jelaskan alasan ucapkan selamat ulang tahun ke Nadiem [titlebase] bukan hanya untuk menghargai momen pribadi, tetapi juga untuk memperkuat kerjasama dalam pengembangan kebijakan pendidikan dan transportasi di Indonesia. Melalui komunikasi yang baik, diharapkan hubungan antara kementerian dan DPR dapat terus berjalan harmonis demi kepentingan masyarakat.
Dalam konteks ini, penting untuk menyoroti bahwa kolaborasi antarpihak menjadi kunci untuk mencapai tujuan nasional. Dasco dan Nadiem, melalui peran dan tanggung jawab masing-masing, berperan dalam menciptakan kebijakan yang tidak hanya berorientasi pada regulasi, tetapi juga pada dampak sosial bagi masyarakat luas.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.
