Sorot Indonesia – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo baru-baru ini menjadi sorotan publik setelah kabar mengenai batalnya kunjungan kerjanya ke Amerika Serikat (AS) viral di media sosial. Alasan Dody Hanggodo, Menteri PU, batal kunker ke AS usai isi surat perjalanan dinasnya viral beredar [titlebase] terkait dengan sejumlah isu yang berkembang, termasuk laporan hoaks mengenai seorang pegawai ASN yang meninggal dunia karena izin cutinya tidak disetujui.

Dalam sebuah konferensi pers, Dody dengan tegas membantah informasi tersebut, menyebutnya sebagai ‘superhoaks’. Ia menjelaskan bahwa tidak ada pegawai Kementerian PU yang meninggal karena cuti sakit yang tidak disetujui. Menurut hasil pengecekan dari Biro Kepegawaian, pegawai yang dimaksud sudah dalam kondisi sakit sebelum pengajuan cuti, sehingga proses administrasi yang dilakukan adalah untuk dokumen kematian, bukan cuti.

Baca juga:

Dody mengungkapkan, sejak akhir April 2026, ia menarik kembali kewenangan persetujuan cuti yang sebelumnya didelegasikan kepada Sekretaris Jenderal Kementerian PU. Langkah ini diambil setelah ditemukan adanya pengajuan izin cuti menggunakan dokumen palsu oleh beberapa pegawai. “Kebijakan ini bukan untuk mempersulit pegawai, tetapi untuk membenahi disiplin di lingkungan kementerian,” tegas Dody.

Di tengah isu tersebut, perhatian publik juga tertuju pada penggunaan fasilitas pesawat negara oleh Dody untuk kunjungan kerja. Ia menjelaskan bahwa pesawat yang digunakannya adalah milik negara yang dioperasikan oleh Kementerian Perhubungan, bukan jet pribadi. Dody menyatakan bahwa penggunaan pesawat nonkomersial diperlukan untuk mendukung mobilitasnya yang tinggi dalam meninjau proyek infrastruktur yang tersebar di berbagai daerah.

“Dalam satu hari, saya bisa mengunjungi dua hingga tiga provinsi atau kabupaten. Oleh karena itu, penggunaan pesawat ini sangat membantu dalam menjalankan tugas saya sebagai Menteri PU,” ujarnya. Dody menegaskan bahwa semua kegiatan kunjungan kerja sering kali berlangsung hingga larut malam, sehingga efisiensi waktu menjadi sangat penting.

Dengan adanya berita yang viral ini, Dody berharap publik dapat memahami konteks di balik keputusan dan kebijakan yang diambilnya. Ia meminta agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak akurat dan selalu memverifikasi kebenaran berita yang beredar.

Dody juga menanggapi kekhawatiran publik mengenai disiplin administrasi di Kementerian PU. Ia berkomitmen untuk terus memperbaiki sistem yang ada agar tidak ada lagi kasus serupa di masa yang akan datang. “Saya akan terus berupaya untuk meningkatkan transparansi dan disiplin di lingkungan kementerian,” tambahnya.

Alasan Dody Hanggodo, Menteri PU, batal kunker ke AS usai isi surat perjalanan dinasnya viral beredar [titlebase] menjadi kesempatan bagi dirinya untuk menjelaskan berbagai kebijakan yang diambilnya dalam menjalankan tugas sebagai menteri. Dody berharap agar semua pihak dapat bekerja sama dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih baik dan sesuai dengan harapan publik.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.