Sorot Indonesia – Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, menyambangi rumah duka Guruh Soekarnoputra di Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, pada Sabtu, 26 September 2026. Kedatangannya untuk menyampaikan belasungkawa atas kepergian sosok yang ia kenal sebagai adik sekaligus sahabat. Dalam kesempatan itu, Surya Paloh Kenang Kiprah Guruh Soekarnoputra di Dunia Budaya sebagai seorang budayawan yang telah memberikan banyak kontribusi bagi seni dan kebudayaan Indonesia.
Surya Paloh mengaku memiliki hubungan yang panjang dengan Guruh. Ia mengenang adik Presiden Sukarno tersebut sebagai sosok yang dekat dan kerap menjadi teman bertukar pikiran. “Kita hari ini merasa berdukacita ya. Seorang adik bagi saya, seorang sahabat, dalam perkenalan yang cukup panjang. Dia telah berpulang. Kita mendoakan agar dia ditempatkan di sisi yang baik,” kata Surya Paloh.
Dalam wawancara tersebut, Surya Paloh secara khusus menyoroti dedikasi Guruh terhadap dunia seni. Menurutnya, Guruh memiliki keterikatan yang kuat dengan budaya dan telah menghasilkan berbagai karya yang dikenal masyarakat luas. “Bagaimanapun sosok Guruh kita kenal sebagai yang lebih sarat dengan budaya. Sebagai seorang budayawan menurut saya,” tutur Paloh. Ia menambahkan bahwa karya-karya Guruh, terutama melalui Swara Maharddhika, telah melahirkan banyak kreativitas dalam seni tari dan budaya Indonesia.
Swara Maharddhika merupakan grup seni yang didirikan Guruh pada era 1970-an dan telah menjadi ikon dalam perkembangan seni pertunjukan di Indonesia. Melalui grup ini, Guruh menggabungkan berbagai elemen tradisional dan modern, menciptakan pertunjukan yang memukau dan mendidik. Surya Paloh mengenang masa-masa ketika Swara Maharddhika tampil di berbagai panggung, membawa nama Indonesia ke kancah internasional. “Kita semuanya barangkali ketika kalian kembali mungkin masa remaja kalian atau masa kecil, dengan Swara Maharddhika-nya, dia merupakan sosok yang melahirkan banyak kreativitas dari seni tari dan budaya kita,” lanjutnya.
Selain membahas seni dan budaya, Surya Paloh juga mengungkapkan bahwa dirinya dan Guruh pernah bertukar pikiran mengenai dunia politik. Sebagai sosok yang dianggap lebih senior, Paloh memberikan pandangannya agar Guruh tetap menekuni bidang seni dan budaya. Saran tersebut diterima dengan baik oleh Guruh. Meskipun memiliki ketertarikan terhadap politik, hubungan keduanya tetap berjalan baik. Paloh menyebut komunikasi di antara mereka terus terjaga hingga Guruh meninggal dunia. “Komunikasi ini tetap berjalan baik dan mudah-mudahanlah kita mengenal dia sebagai seorang yang sebenarnya orang yang sangat mudah untuk bergaul ya, kepada siapa saja ya. Itulah dia,” imbuhnya.
Kepergian Guruh juga diakui Paloh sebagai kabar yang cukup mengejutkan. Ia mengatakan baru mengetahui Guruh sedang sakit pada Jumat sore, sebelum menerima kabar duka pada Sabtu pagi. “Saya baru, baru tahu terus terang aja kemarin sore ya. Dan tadi saya, pagi sudah mendapatkan berita beliau telah berpulang,” pungkasnya. Surya Paloh Kenang Kiprah Guruh Soekarnoputra di Dunia Budaya sebagai sosok yang sangat mudah bergaul dan dicintai banyak orang.
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia pada Sabtu, 26 September 2026, sekitar pukul 04.16 WIB di MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, Jakarta. Putra bungsu Presiden Sukarno dan Fatmawati tersebut meninggal dunia dalam usia 73 tahun. Jenazah disemayamkan di rumah duka Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, dan sejumlah tokoh nasional datang melayat untuk memberikan penghormatan terakhir.
Sepanjang hidupnya, Guruh dikenal sebagai seniman multitalenta. Ia tidak hanya menari, tetapi juga menciptakan lagu, menyutradarai pertunjukan, dan menulis puisi. Karya-karyanya sering kali mengangkat tema kebangsaan dan cinta tanah air, sejalan dengan semangat perjuangan ayahnya. Surya Paloh Kenang Kiprah Guruh Soekarnoputra di Dunia Budaya sebagai inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkarya dan menjaga warisan budaya bangsa.
Dalam berbagai kesempatan, Guruh juga aktif dalam kegiatan sosial dan politik, meski tidak pernah secara formal terjun ke politik praktis. Ia lebih memilih untuk mengabdikan diri pada seni dan budaya, yang menurutnya adalah cara untuk memperkuat identitas bangsa. Surya Paloh mengakui bahwa meskipun mereka berbeda pandangan politik, hubungan pribadi mereka tetap harmonis. Hal ini menunjukkan bahwa seni dan budaya dapat menjadi jembatan yang menyatukan berbagai perbedaan.
Kepergian Guruh Soekarnoputra meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan masyarakat Indonesia. Warisannya dalam dunia seni dan budaya akan terus dikenang dan menjadi inspirasi. Surya Paloh berharap agar generasi muda dapat melanjutkan semangat Guruh dalam melestarikan budaya bangsa. “Kita mendoakan agar dia ditempatkan di sisi yang baik,” tutup Paloh.
Dengan kepergian Guruh, Indonesia kehilangan salah satu putra terbaiknya yang telah mendedikasikan hidupnya untuk seni dan budaya. Semoga karya-karyanya tetap abadi dan menjadi warisan berharga bagi bangsa. Surya Paloh Kenang Kiprah Guruh Soekarnoputra di Dunia Budaya sebagai bukti bahwa seni mampu melampaui batas-batas politik dan menyatukan berbagai elemen masyarakat.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.
