Sorot Indonesia – Kronologi kebakaran SPBU di Cilendek Kota Bogor, pengendara yang isi BBM terluka, mobilnya hangus [titlebase] terjadi pada hari Minggu, 9 Agustus 2026. Peristiwa ini mengejutkan banyak warga dan pengendara yang berada di sekitar lokasi, tepatnya di Jalan Brigjen Saptadji Hadiprawira, Kelurahan Cilendek Barat, Kecamatan Bogor Barat.
Menurut informasi yang dihimpun, kebakaran dimulai sekitar pukul 06.50 WIB ketika sebuah mobil jenis Daihatsu Zebra Espass sedang mengisi bahan bakar jenis Pertalite. Tiba-tiba, api muncul dari sisi kiri kendaraan dan dengan cepat merambat ke dispenser BBM yang ada di sekitarnya. Kobaran api yang membesar mengakibatkan kondisi menjadi mencekam bagi para pengendara dan warga yang berada di lokasi.
Petugas pemadam kebakaran dari Dinas Damkar Kota Bogor menerima laporan sekitar pukul 06.55 WIB dan tiba di lokasi dalam waktu lima menit. Tim pemadam kebakaran segera melakukan upaya pemadaman dan berhasil mengendalikan api sekitar pukul 07.16 WIB. Meskipun demikian, kebakaran ini menyebabkan kerusakan parah pada salah satu dispenser BBM dan mobil yang sedang mengisi bahan bakar. Mobil tersebut nyaris hancur terbakarnya, hanya menyisakan rangka logam setelah seluruh bagian lainnya terbakar.
Akibat insiden ini, pengemudi mobil mengalami luka bakar di bagian lengan. Ia segera mendapatkan pertolongan dari tim relawan ambulans yang berada di lokasi. Sementara itu, untuk mengantisipasi dampak dari kebakaran, pengisian bahan bakar sementara dipindahkan ke SPBU lain di Panaragan, meskipun Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, mengungkapkan kebingungan terkait kontrak pengadaan solar untuk armada BisKita yang juga terdampak. Kontrak pengadaan yang sudah ada menyulitkan pihaknya untuk melakukan penyesuaian cepat.
Hingga saat ini, SPBU Cilendek belum dapat beroperasi penuh. Hanya layanan pengisian solar yang dibatasi untuk truk sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor yang masih berjalan. Pengelola SPBU menyatakan bahwa fasilitas lainnya masih dalam proses perbaikan pascakebakaran.
Dalam situasi ini, Wali Kota Bogor mengungkapkan perlunya mempertimbangkan diskon harga untuk tarif operasional BisKita mengingat dampak kebakaran yang cukup besar terhadap pengadaan BBM. Masyarakat diharapkan dapat memahami situasi ini, meskipun kebakaran membuat banyak hal terganggu.
Kronologi kebakaran SPBU di Cilendek Kota Bogor, pengendara yang isi BBM terluka, mobilnya hangus [titlebase] menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan saat melakukan pengisian bahan bakar di SPBU. Diharapkan kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang dan semua pihak dapat mengambil pelajaran dari insiden ini.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.
