Sorot Indonesia – Kenaikan harga Pertamax telah membuat sebagian pengguna kendaraan mempertimbangkan beralih ke BBM dengan oktan lebih rendah, seperti Pertalite. Harga Pertamax telah meningkat sekitar 32 persen dari Rp 12.300 menjadi Rp 16.250 per liter.
Menurut Jayan Sentanuhadi, dosen Departemen Teknik Mesin dan Industri Universitas Gadjah Mada, perpindahan langsung dari Pertamax ke Pertalite dapat menimbulkan dampak yang langsung dirasakan saat kendaraan digunakan, terutama pada mesin modern dengan rasio kompresi tinggi.
‘Mesin dengan desain kompresi rasio tinggi (rata-rata mesin modern) bila dikasih bensin oktan rendah akan menyebabkan knocking,' kata Jayan.
Victor Assani, 2W Service Head PT Suzuki Indomobil Sales, mengatakan bahwa knocking dapat muncul dalam bentuk bunyi mengelitik pada mesin akibat campuran udara dan bahan bakar terbakar lebih awal dari yang seharusnya.
Menurut Victor, sebagian pengguna mungkin lebih dulu mendengar bunyi knocking, sementara pengguna lain lebih cepat merasakan penurunan performa kendaraan.
Kenaikan harga Pertamax juga dianggap sebagai tanda krisis kepercayaan publik terhadap pemerintah. Saipul Bahtiar, pengamat kebijakan publik dan politik Universitas Mulawarman, mengatakan bahwa lonjakan harga Pertamax akan mengurangi pilihan masyarakat yang selama ini menjadikan Pertamax sebagai alternatif ketika sulit mendapatkan Pertalite.
‘Pertalite dan Pertamax itu ibarat saudara kandung yang paling dekat. Selama ini ketika masyarakat tidak bisa menggunakan Pertalite, maka alternatif terdekatnya adalah Pertamax,' kata Saipul.
Menurut Saipul, kenaikan harga Pertamax akan mendorong sebagian pengguna beralih ke Pertalite yang masih dijual dengan harga Rp 10.000 per liter.
Penelitian menunjukkan bahwa kenaikan harga Pertamax dapat mempengaruhi kondisi ekonomi masyarakat, terutama kelompok berpenghasilan menengah ke bawah.
Untuk menghindari dampak negatif dari kenaikan harga Pertamax, pengguna kendaraan dapat mempertimbangkan beralih ke Pertalite atau menggunakan bahan bakar lain yang lebih murah.
Perlu diingat bahwa kenaikan harga Pertamax tidak hanya mempengaruhi kondisi ekonomi masyarakat, tetapi juga dapat mempengaruhi kinerja mesin kendaraan.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.
