Sorot IndonesiaRuben Amorim, mantan pelatih Manchester United, kini tampaknya sudah tidak sabar untuk kembali ke dunia kepelatihan. Setelah dipecat pada Januari 2026, pelatih asal Portugal ini dikabarkan selangkah lagi untuk menjadi pelatih AC Milan, raksasa Serie A Italia. Menurut laporan media, Amorim telah mencapai kesepakatan untuk menukangi Rossoneri dan akan segera menandatangani kontrak berdurasi dua tahun dengan opsi perpanjangan satu tahun.

Keputusan Milan untuk merekrut Ruben Amorim muncul setelah hasil buruk yang dialami klub di Serie A musim lalu, di mana mereka gagal mengamankan tiket Liga Champions dengan finis di posisi kelima. Massimiliano Allegri yang menjabat sebagai pelatih pada musim tersebut dipaksa untuk pergi akibat hasil yang mengecewakan. Dengan hadirnya Amorim, klub asal Kota Mode ini berharap dapat mengembalikan kejayaan mereka di pentas domestik dan Eropa.

Baca juga:

Ruben Amorim, yang berusia 41 tahun, dikenal sebagai pelatih muda berbakat dengan reputasi yang terus berkembang. Sebelumnya, ia sukses saat melatih Sporting Lisbon, di mana ia berhasil mengakhiri dominasi Porto dan Benfica serta meraih gelar juara Liga Portugal. Keterampilan dan pengalamannya dipercaya dapat membantu Milan bangkit dari keterpurukan.

Perombakan tidak hanya terjadi dalam tim pelatih, tetapi juga di jajaran manajemen AC Milan. Sejumlah nama penting seperti direktur olahraga Igli Tare dan CEO Giorgio Furlani dilaporkan turut meninggalkan klub dalam restrukturisasi yang sedang berlangsung. Amorim diharapkan dapat membawa ide-ide segar dan strategi baru untuk mengembalikan kejayaan AC Milan.

Baca juga:

Sementara itu, Manchester United juga merasakan efek positif dari kembalinya Amorim ke dunia kepelatihan. Dengan sang pelatih kembali bekerja, beban kompensasi yang harus ditanggung Setan Merah akan berkurang secara signifikan. Sebelumnya, Amorim dan staf kepelatihannya berpotensi menelan biaya hingga £15,9 juta setelah pemecatannya. Namun, laporan menyebutkan bahwa Amorim bersedia mengabaikan pembayaran gaji yang masih tersisa untuk kembali ke manajemen.

Di sisi lain, Manchester United di bawah asuhan Michael Carrick kini bersiap untuk memulai musim baru dengan proyek baru. Carrick telah menyetujui kesepakatan dengan Amazon untuk mendokumentasikan perjalanan klub dalam serial All or Nothing. Ini menjadi langkah besar bagi United, yang sebelumnya ditolak oleh Amorim karena kekhawatiran akan gangguan dari kehadiran kamera di dalam ruang ganti dan sesi latihan.

Baca juga:

Dengan semua perubahan ini, fokus kini tertuju pada Ruben Amorim dan bagaimana ia akan mengelola AC Milan di musim mendatang. Pertandingan pramusim melawan Manchester United yang dijadwalkan pada 15 Agustus mendatang akan menjadi kesempatan bagi Amorim untuk menunjukkan kemampuannya sebagai pelatih di level tertinggi.

Dengan begitu banyak perubahan dan tantangan yang dihadapi, baik bagi Ruben Amorim maupun Manchester United, musim depan diharapkan akan menjadi tahun yang penuh kejutan dan drama di dunia sepak bola.