Sorot IndonesiaIlia Topuria, petarung MMA asal Georgia, mengalami kekalahan mengejutkan di UFC Freedom 250 saat menghadapi Justin Gaethje dalam pertarungan unifikasi gelar kelas ringan. Pertandingan yang berlangsung di halaman belakang Gedung Putih pada 15 Juni 2026 tersebut berakhir dengan keputusan tim dokter yang menghentikan laga setelah ronde keempat, di mana Topuria terjatuh akibat pukulan keras Gaethje.

Topuria, yang sebelumnya memiliki rekor tak terkalahkan 17-0 dan telah mengalahkan nama-nama besar seperti Alexander Volkanovski, Charles Oliveira, dan Max Holloway, diharapkan dapat melanjutkan tren positifnya. Namun, harapan tersebut pudar setelah Gaethje, yang dianggap sebagai underdog, berhasil memberikan perlawanan yang sangat kuat.

Baca juga:

Di awal pertandingan, Topuria menunjukkan performa yang menjanjikan dengan menyerang dan mengontrol pertarungan. Namun, pada ronde ketiga, keadaan berbalik ketika Gaethje melancarkan pukulan hook kanan yang membuat Topuria terjatuh. Tim dokter mengintervensi untuk memeriksa kondisi Topuria, dan setelah evaluasi, mereka memutuskan bahwa ia tidak dapat melanjutkan pertarungan.

Setelah kemenangan ini, Gaethje mencatatkan kembali namanya sebagai salah satu petarung teratas di kelas ringan, sementara Topuria harus menghadapi kenyataan pahit dari kekalahannya. Penampilan Gaethje yang kuat menunjukkan bahwa dia masih memiliki daya saing meskipun sudah berusia 37 tahun.

Baca juga:

UFC Freedom 250 juga menandai sebuah momen bersejarah sebagai acara olahraga profesional pertama yang diadakan di halaman Gedung Putih, di mana Presiden Donald Trump merayakan ulang tahunnya yang ke-80 dengan acara spektakuler ini. Acara dihadiri oleh sekitar 4.300 penonton, termasuk 1.200 anggota dinas aktif, dan dimeriahkan oleh penampilan band Marin dan terbangnya pesawat tempur Blue Angels.

Dari hasil pertandingan tersebut, Derrick Lewis juga mengalami nasib buruk setelah kalah dari Josh Hokit, sementara Michael Chandler menderita kekalahan cepat dari Mauricio Ruffy. Kedua petarung tersebut kini harus merenungkan langkah selanjutnya dalam karier mereka.

Baca juga:

Ilia Topuria kini harus bangkit dari kekalahan ini dan kembali merancang strategi untuk masa depan. Sebagai seorang petarung yang memiliki potensi besar, kekalahan ini mungkin menjadi titik balik untuknya dalam mencapai kembali puncak kelas ringan UFC. Sementara itu, Justin Gaethje mungkin akan mendapatkan peluang untuk merebut gelar juara, dan itu adalah sebuah pencapaian yang sangat berarti di akhir karirnya.