Sorot Indonesia – Mendag pastikan harga MinyaKita tidak naik, HET di Rp 15.700 per liter. Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus memantau perkembangan harga barang kebutuhan pokok melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP). Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri mengatakan bahwa harga eceran tertinggi (HET) MinyaKita saat ini sebesar Rp 15.700 per liter, namun berdasarkan hasil pemantauan pihaknya berada di kisaran Rp 16.000 per liter.

Untuk menjaga pasokan dan mempermudah pengawasan distribusi, pemerintah mengoptimalkan penyaluran MinyaKita melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pangan. Roro menyebut, realisasi distribusi MinyaKita melalui BUMN Pangan saat ini bahkan telah mencapai 51 persen, melampaui ketentuan minimal yang ditetapkan pemerintah.

Baca juga:

Mendag pastikan harga MinyaKita tidak naik, HET di Rp 15.700 per liter, dan penguatan distribusi MinyaKita juga menjadi langkah antisipasi terhadap potensi tekanan inflasi, khususnya di wilayah yang terdampak bencana dan mengalami kendala dalam arus distribusi barang.

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso juga mengatakan bahwa pemerintah belum memiliki rencana menaikkan HET MinyaKita. Mendag pastikan harga MinyaKita tidak naik, HET di Rp 15.700 per liter, dan hal ini dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan minyak goreng tetap terjangkau.

Dengan demikian, Mendag pastikan harga MinyaKita tidak naik, HET di Rp 15.700 per liter, dan upaya ini diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di tengah kenaikan harga beberapa komoditas.

Kesimpulan dari hal ini adalah bahwa pemerintah terus berupaya untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, termasuk MinyaKita, dengan mengoptimalkan distribusi dan memantau harga secara berkala.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.