Sorot Indonesia – Harga Pertamax bisa turun imbas minyak mentah dunia anjlok, begini kata Menkeu Purbaya. Harga minyak mentah dunia telah mengalami penurunan yang signifikan akhir-akhir ini, sehingga mempengaruhi harga Pertamax di dalam negeri. Menurut Dana Moneter Internasional (IMF), harga minyak diperkirakan masih bertahan di level yang lebih tinggi meski jalur pelayaran di Selat Hormuz mulai kembali normal pada pertengahan Juli.
IMF memperkirakan bahwa rata-rata harga minyak dunia diperkirakan melonjak hampir sepertiga pada 2026 menjadi 89,27 dollar AS per barel, sebelum turun menjadi sekitar 78,7 dollar AS per barel pada 2027. Harga Pertamax bisa turun imbas minyak mentah dunia anjlok, begini kata Menkeu Purbaya, karena harga minyak mentah dunia turun tipis pada Senin, 6 Juli 2026 akibat rencana peningkatan target produksi OPEC+.
OPEC+ menyepakati tambahan produksi 188.000 barel per hari mulai Agustus untuk merespons kondisi pasar minyak global. Pemulihan jalur ekspor di Selat Hormuz serta lonjakan pasokan dari Rusia meningkatkan suplai minyak mentah internasional. Harga Pertamax bisa turun imbas minyak mentah dunia anjlok, begini kata Menkeu Purbaya, karena harga minyak mentah berjangka Brent turun 24 sen atau 0,33 persen ke angka USD 71,88 per barel.
Menkeu Purbaya mengatakan bahwa harga Pertamax bisa turun imbas minyak mentah dunia anjlok, karena harga minyak mentah dunia yang tinggi akan mempengaruhi biaya produksi dan harga jual Pertamax. Harga Pertamax bisa turun imbas minyak mentah dunia anjlok, begini kata Menkeu Purbaya, karena pemerintah terus memantau perkembangan harga minyak mentah dunia dan berusaha untuk menjaga stabilitas harga Pertamax di dalam negeri.
Kesimpulan dari penurunan harga minyak mentah dunia adalah bahwa harga Pertamax bisa turun imbas minyak mentah dunia anjlok, begini kata Menkeu Purbaya. Oleh karena itu, masyarakat perlu memantau perkembangan harga minyak mentah dunia dan harga Pertamax di dalam negeri, serta berusaha untuk menghemat penggunaan Pertamax agar tidak terlalu terpengaruh oleh fluktuasi harga.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.
