Sorot Indonesia – JEPARA, Joglo Jateng – Dalam upaya menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pemerintah Kabupaten Jepara kini mulai mengalihkan fokus pengembangan investasi ke sektor pariwisata. Paradigma yang sebelumnya mengedepankan investasi manufaktur dari negara-negara seperti Jepang, Korea Selatan, dan China, kini bertransformasi dengan melihat potensi besar pariwisata yang ada di daerah ini.
Bupati Jepara, Witiarso Utomo, menekankan bahwa sektor pariwisata Jepara dibidik jadi sektor baru penopang PAD. Dengan kekayaan alam yang meliputi kawasan pesisir dan pegunungan di lereng Gunung Muria, serta daya tarik yang sudah mendunia dari kepulauan Karimunjawa, Jepara memiliki semua unsur untuk menarik minat investor.
“Jepara ini ke depan akan kita fokuskan untuk jualan pariwisata. Sudah saya arahkan ke DPMPTSP untuk jemput bola menawarkan investasi di sektor pariwisata,” ungkap Bupati Witiarso dalam pernyataannya kepada media pada Selasa (23/6/2026).
Pengembangan pariwisata, menurut bupati, tidak hanya akan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga dapat menggerakkan berbagai sektor lainnya, seperti perhotelan, kuliner, transportasi, dan ekonomi masyarakat sekitar destinasi wisata. Hal ini menunjukkan efek berganda yang bisa dihasilkan dari sektor wisata.
Untuk mendukung pengembangan ini, Pemkab Jepara berencana memprioritaskan pembangunan infrastruktur yang berkaitan dengan akses jalan menuju kawasan wisata. Mulai tahun 2027, fokus akan diberikan pada jalur akses yang berada di bawah kewenangan pemerintah daerah maupun desa, sehingga mempermudah aksesibilitas bagi wisatawan.
Ketua DPRD Jepara, Agus Sutisna, juga menyambut positif langkah yang diambil oleh pemerintah daerah. Ia menilai bahwa di tengah berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat, pengembangan sektor pariwisata menjadi salah satu sumber pendapatan alternatif yang sangat diperlukan bagi daerah. “Pengembangan pariwisata akan berdampak ke banyak sektor. Karena itu, kebijakan untuk meningkatkan pariwisata di Jepara tentu akan kami dukung,” ujarnya.
Dengan langkah strategis ini, diharapkan Jepara mampu bersaing dengan daerah lain dalam menarik perhatian wisatawan domestik maupun mancanegara. Dalam konteks ini, penting bagi Pemkab Jepara untuk menciptakan program-program promosi yang efektif serta menjaga kualitas layanan di sektor pariwisata.
Selain itu, keterlibatan masyarakat lokal dalam pengembangan pariwisata juga menjadi hal yang sangat penting. Masyarakat diharapkan bisa berpartisipasi aktif dalam menyongsong perkembangan sektor ini, baik sebagai pelaku usaha maupun sebagai penyedia layanan pendukung bagi wisatawan.
Melalui berbagai inisiatif yang dicanangkan, diharapkan sektor pariwisata Jepara akan berkembang pesat dan menjadi andalan baru dalam perekonomian daerah. Sektor ini tidak hanya akan meningkatkan PAD, tetapi juga memberikan lapangan kerja baru bagi masyarakat setempat.
Pengembangan pariwisata Jepara dibidik jadi sektor baru penopang PAD menunjukkan optimisme yang tinggi dari pemerintah daerah untuk menggali potensi yang ada dan menjadikannya sebagai motor penggerak ekonomi yang berkelanjutan. Dengan kerja sama antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, masa depan pariwisata di Jepara diharapkan akan semakin cerah.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.
