Sorot Indonesia – PSS Sleman telah melakukan update bursa transfer PSS Sleman – 7 pemain pergi, potensi Super Elja tampung gerbong tak terpakai Persija [titlebase] dengan langkah signifikan menjelang musim Super League 2026/2027. Tim yang dikenal sebagai Super Elang Jawa ini tengah bersiap untuk menghadapi kompetisi yang lebih ketat dengan membawa sejumlah wajah baru dan melepas beberapa pemain yang tidak lagi masuk dalam rencana.
Sejauh ini, PSS Sleman telah mengonfirmasi bahwa mereka telah melepas total 8 pemain lokal dari skuad musim lalu. Nama-nama yang telah angkat koper termasuk Terens Puhiri, Ichsan Pratama, Irvan Mofu, M Fahri, Nuri Fasya, Imam Fatturrahman, M Tahir, dan Rezim Diop. Keputusan ini diambil dalam rangka memperkuat tim dan menyesuaikan dengan kebutuhan pelatih Pieter Huistra.
Sebagai gantinya, PSS Sleman telah mendatangkan 9 pemain baru, termasuk 6 pemain asing yang diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan. Di antara pemain asing yang baru direkrut adalah Hiromu Tanaka (gelandang asal Jepang), Matheus Fornazari (penyerang Brasil), Pedro Caracoci (kiper Brasil), Melvyn Lorenzen (winger asal Jerman), Moussa Bagayoko (gelandang Mali), dan Christophe Nduwarugira (bek asal Burundi). Selain itu, PSS juga resmi memperkenalkan Dimas Drajad dan Hanif Sjahbandi sebagai pemain lokal baru.
Pelatih Pieter Huistra menyatakan bahwa musim ini PSS Sleman akan menjalani lebih banyak pertandingan dibandingkan tahun lalu, dengan total 34 laga di Super League ditambah partisipasi di League Cup yang melibatkan 38 tim. Hal ini memerlukan kedalaman skuad yang lebih baik, sehingga rotasi pemain akan menjadi hal yang krusial untuk menjaga performa tim.
“Kami harus mempersiapkan tim untuk agenda yang sangat padat. Dengan lebih banyak laga, kami membutuhkan pemain yang siap tampil kapan saja. Strategy rotasi menjadi sangat penting untuk menjaga kebugaran dan performa tim sepanjang musim,” ungkap Huistra.
Adapun keempat pilar asing yang menjadi tulang punggung PSS Sleman musim lalu, yakni Gustavo Tocantins, Lucao, Frederic Injai, dan Cleberson, dipastikan tetap bertahan dalam skuad. Gustavo Tocantins, yang mencetak 24 gol dan 11 assist musim lalu, diharapkan bisa kembali menjadi andalan tim.
Dengan perubahan besar dalam skuad, PSS Sleman bertekad untuk bersaing di Super League 2026/2027 dan menunjukkan performa terbaiknya. Tim ini tidak hanya ingin bertahan, tetapi juga berambisi untuk meraih prestasi lebih baik dibandingkan musim sebelumnya. Dengan potensi yang dimiliki, ada harapan bahwa Super Elja bisa menjadi tim yang diperhitungkan di liga.
Dengan update bursa transfer PSS Sleman – 7 pemain pergi, potensi Super Elja tampung gerbong tak terpakai Persija [titlebase], PSS Sleman menunjukkan keberanian untuk beradaptasi dan berinovasi dalam menghadapi tantangan musim yang akan datang. Para penggemar kini menantikan bagaimana skuad baru ini akan beraksi di lapangan dan apakah mereka dapat memenuhi harapan untuk membawa Super Elang Jawa menuju kesuksesan.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.
