Sorot Indonesia – Meta telah meluncurkan Muse Code, agenta coding baru yang dibangun dengan teknologi AI Muse Spark 1.2. Menurut Meta, Muse Code dapat melakukan tugas-tugas software engineering yang kompleks, seperti merancang perubahan, menulis kode, dan memvalidasi hasil. Agenta ini dapat mengkoordinasikan beberapa subagen yang persisten untuk setiap tugas, sehingga dapat memecahkan masalah yang sulit lebih cepat, lebih akurat, dan dengan intervensi yang lebih sedikit.
Muse Code juga memiliki fitur unik, yaitu kemampuan untuk merekam setiap panggilan model, eksekusi alat, persetujuan, dan edit ke dalam log acara lokal yang berfungsi sebagai sumber kebenaran tunggal. Hal ini membuat runtime agenta menjadi replay-exak dan aman untuk diulang setelah crash.
Meta telah menguji Museum Code pada beberapa benchmark, termasuk Terminal-Bench 2.1 dan DeepSWE 1.1. Hasilnya menunjukkan bahwa Museum Code dapat mencapai skor 82,9% pada Terminal-Bench 2.1, tetapi masih kalah dengan Opus 5 yang mencapai skor 86,7%. Namun, Museum Code dapat mengalahkan Codex dan Codex Code pada sebagian besar benchmark.
Pada sisi lain, Anthropic, perusahaan yang mengembangkan Opus 5, mengalami kegagalan sistem global yang mempengaruhi kinerja Claude, termasuk Claude Code. Kegagalan sistem ini telah membuat pengembang yang bergantung pada Claude Code untuk menulis kode, perusahaan yang menggunakan algoritma AI, dan pengguna biasa yang mencoba berbicara dengan model AI Anthropic.
Anthropic telah mengakui kegagalan sistem dan sedang bekerja untuk memperbaikinya. Namun, kegagalan sistem ini telah menimbulkan dampak yang signifikan pada kinerja Claude Code dan pengembang yang bergantung padanya.
Pada sisi lain, Poison Claude, sebuah layanan yang menawarkan akses terhadap model AI Anthropic, termasuk Opus 4.8, Opus 4.7, Opus 4.6, dan Sonnet 4.6, telah diketahui menawarkan akses terhadap model AI Anthropic dengan harga yang lebih murah. Namun, layanan ini telah menimbulkan kekhawatiran mengenai keamanan dan integritas data.
Dalam kesimpulan, Muse Code telah meluncurkan agenta coding baru yang dapat mengalahkan Opus 5 pada sebagian benchmark. Namun, kegagalan sistem Anthropic telah menimbulkan dampak yang signifikan pada kinerja Claude Code dan pengembang yang bergantung padanya. Selain itu, layanan Poison Claude telah menimbulkan kekhawatiran mengenai keamanan dan integritas data.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.
