Sorot Indonesia – Mariano Peralta akui ada satu hal yang sulit ditolak dari Persib Bandung [titlebase]. Pemain asal Argentina ini baru saja menjalani debutnya bersama Maung Bandung pada semifinal Piala Presiden 2026, di mana timnya berhasil mengalahkan Persija Jakarta dengan skor 2-1. Meski hanya tampil selama beberapa menit, Peralta merasakan kebahagiaan luar biasa setelah membawa timnya melaju ke final.
Dalam wawancara setelah pertandingan, Peralta mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah menyambutnya dengan hangat. “Pengalaman pertama sebagai biru. Terima kasih kepada semua orang atas sambutan hangat,” tulisnya di media sosial. Kemenangan ini menjadi momen spesial baginya, apalagi mengingat dia baru bergabung dengan Persib pada Juli 2026 setelah dua musim bersama Borneo FC.
Saat ini, pelatih Igor Tolic memberi sinyal bahwa Peralta belum akan menjadi starter saat final menghadapi Persebaya Surabaya pada 6 Agustus 2026. Tolic mengungkapkan bahwa ia ingin memberikan waktu bermain yang terbatas kepada Peralta karena kondisi fisiknya yang belum sepenuhnya siap. “Kami harus meningkatkan beban pertandingan dan beban latihannya secara bertahap,” ungkap Tolic.
Mariano Peralta akui ada satu hal yang sulit ditolak dari Persib Bandung [titlebase], yaitu reputasi klub sebagai salah satu yang terbesar di Indonesia. Dia menyatakan, “Persib adalah klub besar, dengan keinginan selalu menang di setiap kompetisi, mendorong saya untuk datang ke sini.” Meskipun memiliki status sebagai salah satu pemain terbaik di liga sebelumnya, Peralta tidak merasa terbebani dengan ekspektasi yang ada. Sebaliknya, ia menganggap tekanan tersebut sebagai motivasi untuk meraih kemenangan lebih banyak lagi.
Dengan pencapaian Persib yang telah meraih tiga gelar liga secara beruntun, Peralta optimis dapat menambah koleksi trofi pribadi bersama tim barunya. Dia berharap bisa berkontribusi lebih banyak saat timnya menghadapi Manila Digger di play-off Kualifikasi AFC Champions League Two 2026/2027, yang dijadwalkan pada 31 Agustus mendatang.
Peralta menyatakan, “Tidak ada tekanan, melainkan untuk terus berusaha menang. Sejujurnya, saya belum beruntung memenangkan kejuaraan dalam karier saya. Jadi, saya akan sangat luar biasa jika itu terjadi di sini.” Dengan sikap positif dan tekad yang kuat, Peralta berambisi untuk menjadi bagian penting dari kesuksesan Persib di masa mendatang.
Final Piala Presiden 2026 menjadi momen penting bagi Mariano Peralta untuk menunjukkan kemampuannya dan membuktikan bahwa ia adalah tambahan yang berharga bagi skuad Maung Bandung. Dengan dukungan dari pelatih dan rekan-rekan setim, ia berharap bisa memberikan performa terbaiknya dan membantu Persib meraih kemenangan dalam pertandingan yang sangat dinantikan ini.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.
