Sorot Indonesia – Sebanyak 17 restoran yang terdaftar dalam Michelin Guide di Korea Utara ditemukan melanggar hukum kesehatan makanan 21 kali selama tiga tahun terakhir, menurut data yang dikeluarkan oleh Rep. Seo Young-seok dari Partai Demokrat Korea.

Data tersebut menunjukkan bahwa 17 restoran Michelin yang terlibat melanggar hukum kesehatan makanan 21 kali antara tahun 2023 dan 2025, berdasarkan data yang disampaikan oleh Kementerian Makanan dan Obat-obatan.

Baca juga:

Restoran yang melanggar hukum kesehatan makanan di antaranya adalah Myeongdong Kyoja, Gwanghwamun Mijin, Pildong Myeonok, Geum Dwaeji Sikdang, Hapcheon Gukbapjip, Kwon Sook Soo, Mingles, Exquisine, Gwanghwamun Gukbap, Bao House, Restaurant Evett, Yakitori Onjeong, Arp Studio, East Seoul, Myeon Seoul, Egg & Flower Cheongdam, dan Sosuhun.

Menurut data, kegagalan pelaksanaan pelatihan kebersihan mandiri merupakan penyebab utama dengan tujuh kasus (33 persen), diikuti oleh pelanggaran perubahan detail pendaftaran usaha dengan lima kasus (24 persen), pelanggaran standar dan spesifikasi makanan termasuk substansi asing dalam makanan dengan empat kasus (19 persen), pelanggaran standar penanganan sanitasi dengan tiga kasus (14 persen), dan kegagalan melakukan pemeriksaan kesehatan dengan dua kasus (10 persen).

Myeongdong Kyoja terus-menerus dikenakan pelanggaran hukum kesehatan makanan dengan substansi asing dan standar makanan untuk tiga tahun berturut-turut, sementara Gwanghwamun Mijin ditemukan melanggar peraturan perubahan pendaftaran usaha untuk dua tahun berturut-turut.

Restoran Evett, yang merupakan restoran dua-bintang Michelin, diberitakan menggunakan belalang yang belum disetujui untuk dikonsumsi manusia di Korea sebagai bahan dalam resepnya.

Penyebab ini merupakan satu-satunya kasus yang diadakan penyelidikan oleh polisi keamanan khusus kementerian dan disampaikan ke pengadilan.

Ekspresi Seo menyatakan bahwa pelanggaran hukum kesehatan makanan yang berulang kali terjadi di restoran Michelin menunjukkan bahwa ada kelemahan dalam sistem manajemen keamanan makanan.

Seo juga menambahkan bahwa otoritas harus memperkuat inspeksi keamanan makanan secara teratur dan menetapkan hukuman yang lebih ketat terhadap usaha yang terus-menerus melanggar peraturan.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.