Sorot Indonesia – PT BYD Motor Indonesia resmi meluncurkan model terbaru mereka, BYD M6 DM, dengan harga yang sangat menarik, yaitu mulai dari Rp 298 juta. Ini menjadikannya lebih murah dari Veloz Hybrid yang saat ini menjadi salah satu pesaing utama di pasar kendaraan hibrida. Dengan harga yang terjangkau, BYD M6 DM diharapkan dapat menggugah minat konsumen Indonesia untuk beralih ke kendaraan ramah lingkungan.

BYD M6 DM merupakan kendaraan dual-mode (hybrid) yang dirancang untuk menjadi solusi bagi konsumen yang ingin merasakan pengalaman berkendara mobil listrik tanpa harus khawatir akan keterbatasan infrastruktur stasiun pengisian daya. Mobil ini memiliki kapasitas tujuh penumpang dan menawarkan teknologi canggih yang memungkinkan mode berkendara beralih secara otomatis, dengan 80% perjalanan diklaim dapat dilakukan dalam mode listrik murni (EV).

Baca juga:

Peluncuran BYD M6 DM di Semarang menjadi bagian dari strategi BYD untuk memperluas penetrasi pasar kendaraan elektrifikasi di luar Jakarta. Menurut Luther T. Panjaitan, Head of Public and Government Relations BYD, peluncuran ini ditujukan untuk konsumen yang memiliki mobilitas tinggi dan menginginkan efisiensi bahan bakar, terutama di tengah kenaikan harga BBM yang signifikan.

Harga BYD M6 DM yang mulai dari Rp 298 juta menjadikannya sebagai pilihan MPV berteknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) paling terjangkau di Indonesia. Varian terendah, Classic Standard, menawarkan berbagai fitur menarik meskipun dengan tampilan yang lebih sederhana dibandingkan varian lainnya. Meskipun hanya dilengkapi dengan kamera belakang, mobil ini tetap menawarkan kapasitas tujuh penumpang dengan ruang bagasi yang cukup luas.

Baca juga:

Dalam rangka membuktikan performa BYD M6 DM, BYD menggelar Media Challenge di Semarang, di mana para peserta dapat menguji langsung kemampuan kendaraan ini dalam berbagai kondisi jalan, mulai dari kemacetan perkotaan hingga medan pegunungan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kendaraan ini dapat menawarkan efisiensi hingga 65 kilometer per liter.

Dengan peluncuran BYD M6 DM, kompetisi di segmen kendaraan hibrida semakin ketat, terutama dengan kehadiran Toyota yang sudah lebih dahulu menguasai pasar dengan model-model seperti Kijang Innova Zenix Hybrid dan Veloz Hybrid. Meskipun Toyota telah meraih penjualan yang baik, kehadiran BYD M6 DM dijual mulai Rp 298 juta, lebih murah dari Veloz Hybrid, diharapkan dapat menarik perhatian konsumen yang mencari alternatif kendaraan ramah lingkungan dengan harga yang lebih bersahabat.

Baca juga:

BYD juga berencana membuka empat showroom baru di beberapa kota di Jawa Tengah untuk mendukung perluasan distribusi M6 DM. Dengan permintaan yang tinggi, di mana sudah ada ribuan peminat yang melakukan indent, pihak manajemen BYD optimis bahwa distribusi kendaraan ini akan berjalan lancar. Dengan langkah ini, BYD berupaya untuk menjadi salah satu pemimpin pasar dalam segmen kendaraan listrik di Indonesia.