Sorot Indonesia – Korban kecelakaan proyek gorong-gorong di Surabaya ternyata masih kerabat Eri Cahyadi. Insiden tragis ini terjadi pada Jumat, 12 Juni 2026, ketika sepasang lansia, Edy Parlin (65) dan istrinya Laila Endriati (69), mengalami kecelakaan saat mengendarai sepeda motor di Jalan Margorejo Indah. Keduanya terperosok ke dalam lubang proyek gorong-gorong yang gelap dan tidak terawat, yang menyebabkan Laila meninggal dunia.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, segera merespons insiden ini dengan menegaskan pentingnya pengamanan di lokasi proyek. Dia mengungkapkan bahwa proyek gorong-gorong di Margorejo Indah harus dievaluasi secara menyeluruh untuk memastikan bahwa semua prosedur keselamatan telah diterapkan. “Keselamatan warga harus menjadi prioritas utama,” tegas Eri dalam pernyataannya.

Baca juga:

Kejadian ini memicu perhatian dari Komisi C DPRD Kota Surabaya. Wakil Ketua Komisi C, Aning Rahmawati, meminta Pemkot untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan proyek. Menurutnya, jika terdapat pelanggaran, baik pidana maupun perdata, pihak yang bertanggung jawab harus dimintai pertanggungjawaban. Aning juga menekankan pentingnya penerangan jalan umum di lokasi-lokasi rawan kecelakaan.

Investigasi awal menunjukkan adanya kelalaian dari pihak kontraktor. Eri Cahyadi menegaskan bahwa pihaknya akan mengambil tindakan tegas terhadap kontraktor yang terbukti lalai dalam menjalankan tanggung jawab keselamatan. “Kami akan menyelidiki secara menyeluruh dan jika ada yang melanggar, akan ada sanksi tegas,” ungkapnya.

Selain itu, Eri juga mengingatkan bahwa ada sekitar 8-10 proyek gorong-gorong yang sedang berjalan di Surabaya. Ia meminta agar pengamanan di semua lokasi proyek tersebut diperketat untuk mencegah terulangnya kejadian serupa. “Penting untuk memberikan tanda dan penerangan yang jelas agar warga dapat melihat adanya proyek yang sedang berlangsung,” tambahnya.

Baca juga:

Tragisnya, korban kecelakaan proyek gorong-gorong di Surabaya ternyata masih kerabat Eri Cahyadi, yang menambah kesedihan bagi keluarga dan masyarakat. Eri menyatakan bahwa insiden ini adalah pengingat bagi semua pihak untuk lebih memperhatikan keselamatan publik selama proses pembangunan.

Dengan adanya insiden ini, diharapkan ke depan, semua proyek infrastruktur di Surabaya dapat berjalan dengan lebih aman dan sesuai dengan standar yang berlaku. Kecelakaan yang merenggut nyawa Laila Endriati harus menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak agar tidak ada lagi korban di masa mendatang.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.

Baca juga: