Sorot Indonesia – Seleksi Kepala Sekolah Nasional Terintegrasi 2026 dibuka oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk calon kepala sekolah yang ingin menjadi bagian dari program Sekolah Nasional Terintegrasi. Program ini bertujuan untuk memperbaiki mutu pendidikan di Indonesia dengan menyatukan jenjang pendidikan mulai dari PAUD, SD, SMP, hingga SMA/SMK dalam satu kawasan dan sistem tata kelola yang terpadu.
Seleksi ini mencakup beberapa tahapan, yaitu pendaftaran, seleksi administrasi, dan wawancara. Calon kepala sekolah harus memenuhi persyaratan umum dan tambahan sebelum mengikuti proses seleksi. Persyaratan umum meliputi warga negara Indonesia yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, memiliki kualifikasi akademik minimal Sarjana S1 atau Diploma IV (D-IV), pangkat/golongan minimal III/c, memiliki Sertifikat Pendidik, sehat jasmani dan rohani, tidak pernah dipidana dengan pidana penjara, dan berusia paling tinggi 56 tahun pada saat diberi penugasan sebagai kepala sekolah.
Persyaratan tambahan meliputi pengalaman sebagai kepala sekolah paling singkat 2 tahun, memiliki penilaian kinerja sebagai Kepala Sekolah dengan predikat paling rendah Baik pada periode 1, dan bagi Kepala Sekolah yang menjalani tugas pada periode 2 memiliki penilaian kinerja dengan predikat Sangat Baik pada 2 tahun terakhir.
Rencana linimasa seleksi adalah sebagai berikut: koordinasi dan sosialisasi dengan UPT Ditjen GTK, Dinas Pendidikan, dan bakal calon Kepala Sekolah Nasional Terintegrasi pada 23 Juni 2026, coaching clinic pendaftaran pada 23 Juni 2026, pendaftaran peserta pada 23-27 Juni 2026, seleksi administrasi pada 29 Juni-1 Juli 2026, wawancara pada 2-6 Juli 2026, dan pengumuman pada 9 Juli 2026.
Mengutip laman Kemenko PMK, Sekolah Nasional Terintegrasi adalah model layanan pendidikan modern dari pemerintah Indonesia yang menyatukan jenjang pendidikan mulai dari PAUD, SD, SMP, hingga SMA/SMK dalam satu kawasan dan sistem tata kelola yang terpadu. Program ini bertujuan memeratakan mutu pendidikan yang inklusif dan bebas biaya.
Seleksi Kepala Sekolah Nasional Terintegrasi 2026 dibuka untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia dan mencapai tujuan Sekolah Nasional Terintegrasi, yaitu memperbaiki mutu pendidikan dan menciptakan sekolah yang inklusif dan bebas biaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.
