Sorot Indonesia – Kabar membanggakan datang dari Kota Salatiga. Dalam ajang Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2026 yang digelar di Patra Semarang Hotel & Convention, Jumat (25/9/2026), Wali Kota Salatiga dr. Robby Hernawan menerima penghargaan kategori Kepala Daerah Inovatif dalam Inklusivitas Budaya dan Toleransi. Prestasi ini menegaskan bahwa Salatiga Raih Penghargaan Toleransi Robby Ini Milik Seluruh Warga, bukan hanya milik pemerintah kota, melainkan hasil kerja bersama masyarakat.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas upaya membangun kehidupan masyarakat yang inklusif, sekaligus menjaga keberagaman dan toleransi di Kota Salatiga. Namun, Robby tidak ingin penghargaan itu hanya dimaknai sebagai keberhasilan dirinya atau Pemerintah Kota Salatiga. “Tentunya penghargaan ini bukan untuk Wali Kota, bukan untuk Pemerintah Kota Salatiga, tetapi untuk seluruh warga masyarakat Kota Salatiga,” tegasnya.

Baca juga:

Pernyataan tersebut seolah menegaskan bahwa toleransi di Salatiga bukan sekadar program pemerintah yang berhenti di atas kertas. Kehidupan masyarakat yang beragam justru menjadi bagian dari keseharian warga. Dengan kata lain, pemerintah bisa membuat kebijakan, tetapi praktik toleransi tetap kembali kepada masyarakat yang menjalani kehidupan sehari-hari.

Bukan Hanya Salatiga

Pada malam penghargaan tersebut, Salatiga tidak hanya membawa pulang satu apresiasi. Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Salatiga juga meraih penghargaan dalam kategori Inovasi Kecepatan Penanganan Gangguan melalui Unit Reaksi Cepat (URC). Penghargaan itu menjadi apresiasi lain terhadap inovasi pelayanan publik di Kota Salatiga, khususnya dalam merespons gangguan layanan air kepada masyarakat.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol (Purn) Drs. Ahmad Luthfi juga hadir langsung dalam acara tersebut. Ahmad Luthfi menerima penghargaan kategori Kepala Daerah Penggagas Program Sekolah Kemitraan Pertama di Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Luthfi turut menyampaikan apresiasi kepada Jawa Pos dan Radar Semarang karena dinilai memiliki peran dalam membantu pemerintah menyampaikan informasi yang relevan dan akurat di tengah derasnya arus informasi serta maraknya hoaks.

Bagi Salatiga, penghargaan tahun ini pun memiliki makna yang cukup sederhana: menjaga toleransi bukan pekerjaan satu orang, apalagi hanya milik pemerintah. Sebab, keberagaman bisa menjadi kekuatan sebuah kota ketika masyarakatnya ikut menjaga ruang hidup bersama. Dan di situlah penghargaan tersebut akhirnya kembali kepada mereka yang setiap hari menjalani kehidupan di tengah keberagaman Kota Salatiga: warganya sendiri.

Mengapa Penghargaan Ini Penting?

Penghargaan ini menjadi pengingat bahwa toleransi adalah fondasi penting dalam kehidupan bermasyarakat. Di tengah dinamika sosial yang kerap menguji persatuan, Kota Salatiga menunjukkan bahwa keberagaman dapat dikelola dengan baik melalui kolaborasi antara pemerintah dan warga. Hal ini sejalan dengan semangat Salatiga Raih Penghargaan Toleransi Robby Ini Milik Seluruh Warga yang menekankan partisipasi semua pihak.

Selain itu, penghargaan ini juga menjadi motivasi bagi daerah lain untuk terus membangun iklim inklusif. Toleransi bukanlah sesuatu yang instan, melainkan hasil dari proses panjang pendidikan, interaksi sosial, dan kebijakan yang berpihak pada semua golongan. Salatiga telah membuktikan bahwa dengan komitmen bersama, harmoni dalam keberagaman bukanlah mimpi.

Peran Masyarakat dalam Menjaga Toleransi

Keberhasilan Salatiga tidak lepas dari peran aktif masyarakat. Mulai dari kegiatan keagamaan, budaya, hingga interaksi sehari-hari, warga Salatiga mampu menjaga sikap saling menghormati. Pemerintah kota hanya memfasilitasi melalui program-program yang mendukung, seperti dialog lintas agama, festival budaya, dan kampanye anti-diskriminasi.

Namun, yang terpenting adalah kesadaran kolektif bahwa perbedaan adalah kekayaan. Dengan kesadaran ini, setiap warga menjadi agen toleransi di lingkungannya masing-masing. Inilah yang membuat frasa Salatiga Raih Penghargaan Toleransi Robby Ini Milik Seluruh Warga benar-benar terwujud dalam praktik.

Harapan ke Depan

Ke depan, Robby berharap penghargaan ini tidak berhenti sebagai simbol semata. Ia ingin agar semangat toleransi terus dipupuk dan diwariskan kepada generasi berikutnya. “Kami akan terus mendorong program-program yang memperkuat kerukunan, tetapi tanpa dukungan warga, semua akan sia-sia,” ujarnya.

Dengan demikian, Salatiga Raih Penghargaan Toleransi Robby Ini Milik Seluruh Warga menjadi pengingat bahwa prestasi ini adalah cerminan dari kerja keras bersama. Mari kita jaga dan rawat toleransi demi Indonesia yang lebih damai.

Kesimpulannya, penghargaan yang diterima Wali Kota Salatiga merupakan bukti nyata bahwa toleransi adalah hasil gotong royong seluruh elemen masyarakat. Semoga pencapaian ini menginspirasi daerah lain untuk terus membangun kehidupan yang inklusif dan harmonis.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.