Sorot Indonesia – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan bahwa proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel utilitas bawah tanah di Jakarta akan segera dilanjutkan. Langkah ini diambil menyusul telah rampungnya payung hukum proyek tersebut. Pramono mengungkapkan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah bertemu dengan pihak kontraktor untuk mengeksekusi pengerjaan utilitas ini. Ia menegaskan, pemindahan kabel udara yang menjuntai ke dalam tanah ini sudah memang waktunya untuk dilakukan.
Menurut Pramono, penataan utilitas menjadi salah satu prioritas pemerintahannya bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno. Upaya tersebut diharapkan membuat wajah Jakarta lebih tertata sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat. Selain penataan kabel bawah tanah, Pemprov DKI juga mempercepat pengembangan konektivitas transportasi dan penyediaan air bersih.
Pramono menargetkan jalur LRT yang menghubungkan Velodrome hingga Manggarai dapat diresmikan pada Agustus mendatang. Setelah itu, pembangunan akan dilanjutkan dari Manggarai menuju Dukuh Atas. Sementara itu, pembangunan pedestrian deck di kawasan pusat kota juga terus dipercepat. Revitalisasi Taman Semanggi ditargetkan rampung secara bertahap, dengan dua sisi selesai pada akhir tahun ini dan dua sisi lainnya dituntaskan menjelang perayaan 500 tahun Jakarta pada 22 Juni 2027.
Kepastian Pramono untuk melanjutkan proyek penataan jaringan kabel bawah tanah ini sekaligus merespons insiden nahas yang belum lama ini memakan korban jiwa akibat kabel udara yang menjuntai. Sebelumnya, seorang siswi kelas X SMAN 6 Jakarta berinisial NAEP (16) tewas dalam kecelakaan di kawasan Jalan Losari, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Kamis (18/6) pagi.
Pramono juga menegaskan bahwa proyek penataan jaringan kabel bawah tanah ini sudah memang waktunya untuk dilakukan. Ia menambahkan bahwa pemindahan kabel udara yang menjuntai ke dalam tanah ini akan membuat wajah Jakarta lebih tertata dan meningkatkan kenyamanan masyarakat.
Jadi, dengan demikian, proyek penataan jaringan kabel bawah tanah di Jakarta akan segera dilanjutkan untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat dan membuat wajah Jakarta lebih tertata.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.
