Sorot Indonesia – Perselisihan berujung maut di Jakbar, dipicu kesal video pacar disebar ke IG, memakan korban tewas satu prajurit TNI. Korban, Prada Arif Budi Sampurna, ditemukan tergeletak di Jalan Raya Permata Hijau Golf, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. Korban tewas setelah dikeroyok oleh sembilan orang.
Peristiwa pengeroyokan itu terjadi pada Minggu, 19 Juli 2026, sekitar pukul 05.45 WIB. Korban dikeroyok dan ditikam sebanyak 10 kali hingga tewas. Saat ini polisi telah menangkap empat pelaku di antaranya. Namun apa motif di balik insiden pembunuhan itu belum terungkap jelas.
Prada Arif merupakan anggota Kodam XVII/Cenderawasih yang sedang melaksanakan tugas untuk membantu Kantor Perwakilan Kodam XVII/Cenderawasih di Jakarta. Pada saat korban ditemukan oleh saksi, ditemukan kartu tanda anggota (KTA) militer milik korban, saksi kemudian melaporkan kepada Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat.
Tim gabungan TNI dan Polri, mulai pihak Korem 052/Wijayakrama, Deninteldam Jaya, Denpom Tangerang, dan Polres Tangerang Selatan bergerak cepat mengejar para pelaku serta menyelidiki kasus untuk mengumpulkan para saksi dan alat-alat bukti terkait dengan aksi pengeroyokan tersebut.
Polisi menangkap empat pelaku pembunuhan prajurit TNI bernama Prada Arif Budi Sampurna, yang ditemukan tergeletak di Kabupaten Tangerang. Empat pelaku memiliki peran yang berbeda. "Hingga saat ini, terdapat empat orang tersangka terhadap perbuatan ini," kata Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Wira Graha Setiawan, Selasa (21/7).
Empat pelaku tersebut berinisial BR (36) dan MKN (27) berperan mengejar korban; RRG (22) yang berperan memukul korban dan mengejar korban menggunakan sepeda motor; serta H (21) yang berperan mengejar korban, memukul korban, dan menusuk korban menggunakan sebilah pisau.
Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui motif di balik insiden pembunuhan ini.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.
