Sorot Indonesia – Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra, S.H., S.I.K., M.Si., bersama jajaran mengikuti kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) terpadu yang bertajuk Kapolres Boyolali Ikuti Ngaji Bareng Kapolri dan Gus Baha Santuni Anak Yatim. Kegiatan ini dilaksanakan melalui Zoom Meeting dari Masjid Al Ikhlas Polres Boyolali pada Sabtu (26/9/2026) pukul 10.00 hingga 12.00 WIB. Acara yang terpusat di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, ini merupakan bagian dari upaya penguatan semangat pengabdian bagi personel Polri dan ASN Polri (PNPP).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut para pejabat utama Polres Boyolali, para Kapolsek dan Kapolsubsektor jajaran, serta perwakilan perwira dan bintara Polres Boyolali. Selain itu, kegiatan juga diikuti oleh pengurus Panti Asuhan Al Hikam Banyudono bersama lima anak yatim/piatu, pengurus PPTQ Daarul Fath Pengging bersama 24 anak yatim/piatu, serta 20 anak yatim/piatu dari Desa Bendan, Kecamatan Banyudono. Kehadiran mereka menambah khidmat suasana acara yang sarat nilai spiritual dan sosial.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan pembacaan Kalam Ilahi, sambutan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., serta tausiyah yang disampaikan oleh KH. Ahmad Bahauddin Nursalim atau yang akrab disapa Gus Baha. Dalam tausiyahnya, Gus Baha menekankan pentingnya nilai ketuhanan sebagai landasan moral dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa. Ia juga menyebut Pancasila sebagai titik temu yang dapat menyatukan masyarakat Indonesia dengan tetap menghormati identitas keyakinan masing-masing.
Materi Binrohtal turut menekankan pentingnya menjaga hubungan dengan Allah SWT melalui ibadah serta membangun hubungan yang baik dengan sesama manusia melalui sikap saling menghormati, menjaga silaturahmi, tolong-menolong, dan kepedulian sosial. Jamaah juga diingatkan untuk memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya, memperbanyak amal kebaikan, serta menjadikan berbagai kondisi kehidupan sebagai sarana untuk terus mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Setelah sesi tanya jawab dan doa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan salat Dzuhur berjamaah. Kapolres Boyolali kemudian menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim/piatu yang hadir dalam kegiatan tersebut. Pemberian santunan ini menjadi momen puncak dari rangkaian acara, sekaligus wujud nyata kepedulian Polri terhadap sesama. Dalam kesempatan itu, Kapolres Boyolali Ikuti Ngaji Bareng Kapolri dan Gus Baha Santuni Anak Yatim menjadi sorotan karena berhasil memadukan pembinaan rohani dengan aksi sosial yang menyentuh hati masyarakat.
Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra mengatakan bahwa kegiatan Binrohtal menjadi momentum untuk memperkuat nilai keimanan sekaligus membangun kepedulian sosial di lingkungan Polri. “Kegiatan ini menjadi pengingat bagi kita untuk terus memperkuat hubungan dengan Allah SWT dan hubungan dengan sesama. Semoga santunan yang diberikan dapat bermanfaat dan menjadi bentuk kepedulian Polri kepada anak-anak yatim,” ujar AKBP Indra.
Kegiatan Binrohtal terpadu tersebut berlangsung dengan tertib dan lancar. Melalui kegiatan keagamaan dan kepedulian sosial, jajaran Polres Boyolali terus mendorong personel untuk menjalankan tugas dengan dilandasi nilai moral, integritas, dan semangat pengabdian kepada masyarakat. Hal ini sejalan dengan program pembinaan sumber daya manusia Polri yang tidak hanya menekankan aspek profesionalisme, tetapi juga spiritualitas dan empati sosial.
Dalam konteks yang lebih luas, kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa Kapolres Boyolali Ikuti Ngaji Bareng Kapolri dan Gus Baha Santuni Anak Yatim bukan sekadar rutinitas keagamaan, melainkan juga sarana mempererat sinergi antara Polri, ulama, dan masyarakat. Sinergi ini penting untuk menciptakan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai luhur Pancasila. Gus Baha dalam tausiyahnya juga mengingatkan bahwa keberagaman keyakinan bukanlah penghalang untuk bersatu, melainkan kekayaan yang harus dikelola dengan sikap saling menghormati.
Lebih lanjut, pemberian santunan kepada anak yatim/piatu menjadi cerminan bahwa Polri hadir di tengah masyarakat tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan pengayom. Anak-anak yatim yang hadir tampak antusias mengikuti rangkaian acara, mulai dari pembacaan Kalam Ilahi hingga doa bersama. Mereka juga mendapatkan bingkisan yang diharapkan dapat meringankan beban serta memberikan kebahagiaan di tengah keterbatasan yang mereka alami.
Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antara jajaran Polres Boyolali dengan para pengurus panti asuhan dan tokoh masyarakat setempat. Diskusi ringan usai acara menunjukkan adanya keinginan untuk terus menjalin kerja sama dalam program-program sosial ke depan. Dengan demikian, Kapolres Boyolali Ikuti Ngaji Bareng Kapolri dan Gus Baha Santuni Anak Yatim dapat menjadi contoh bagi satuan wilayah lain dalam mengintegrasikan pembinaan rohani dengan kegiatan sosial kemasyarakatan.
Sebagai penutup, kegiatan Binrohtal terpadu ini telah memberikan dampak positif bagi seluruh peserta. Selain memperdalam pemahaman keagamaan, acara ini juga menumbuhkan rasa empati dan solidaritas. Polres Boyolali berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan serupa secara berkelanjutan, sehingga nilai-nilai moral dan kepedulian sosial dapat menjadi budaya kerja di lingkungan Polri. Dengan begitu, kehadiran Polri di tengah masyarakat semakin dirasakan manfaatnya, tidak hanya dalam penegakan hukum tetapi juga dalam pembangunan karakter bangsa yang berlandaskan iman dan takwa.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.
