Sorot Indonesia – Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), kembali menjadi sorotan publik setelah berbagai kegiatan strategis yang ia pimpin dan hadiri dalam beberapa pekan terakhir. Mulai dari pembinaan karakter generasi muda melalui Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI), pengukuhan struktur Dekopin, hingga pengarahan langsung kepada jajaran TNI AD dalam program Karya Bakti untuk rakyat. Nama Maruli Simanjuntak semakin melekat sebagai sosok yang tidak hanya fokus pada tugas militer, tetapi juga aktif mendorong kesejahteraan masyarakat dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Pada Sabtu (26/9/2026), Kodim 0212/TS menggelar Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami) KKRI Gelombang VI Tahun Anggaran 2026 di Lapangan SMK Negeri I Barumun, Kabupaten Padang Lawas. Kegiatan yang diikuti sekitar 80 peserta dari pelajar SMA, SMK, dan MAN ini merupakan program unggulan Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Danramil 08/Barumun, Kapten Inf. Ali Sardani Rambe, menjelaskan bahwa Persami dirancang sebagai program berkelanjutan setiap triwulan. “Ini merupakan program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak,” ujarnya. Materi yang diberikan meliputi wawasan kebangsaan, pencegahan narkoba, penanggulangan bencana, serta outbound untuk meningkatkan kerja sama. Ali berharap kegiatan ini melahirkan generasi muda unggul yang dapat melanjutkan pendidikan ke Universitas Pertahanan melalui jalur beasiswa.
Selain fokus pada pembinaan karakter, Maruli Simanjuntak juga menunjukkan komitmennya dalam penguatan koperasi. Dalam acara pengukuhan Struktur Badan Pengelola Pusat Informasi Perkoperasian (BP-PIP) Dekopin masa bakti 2025-2030 di Jakarta, Rabu (8/10/2025), ia hadir sebagai Ketua Dewan Penasehat Dekopin. Menteri Koperasi Ferry Juliantono yang turut hadir menyebutkan bahwa pemerintah akan menandatangani surat keputusan bersama (SKB) empat menteri untuk memperkuat Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih). Kehadiran Maruli Simanjuntak dalam forum ini menegaskan sinergi antara TNI AD dan sektor koperasi dalam membangun ekonomi kerakyatan.
Tidak hanya itu, Jenderal Maruli Simanjuntak juga memimpin langsung Video Conference (Vidcon) Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat pada Rabu (23/9/2026). Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin mengikuti vidcon tersebut dari Makodim 1011/Klk. Dalam arahannya, Kasad menegaskan bahwa pelaksanaan TMMD selama ini belum optimal dalam menggerakkan semangat gotong royong, sehingga konsep Karya Bakti skala besar dihadirkan untuk mencakup seluruh wilayah dan melibatkan semua komponen masyarakat. Ia juga memerintahkan para Dandim untuk menguasai wilayah teritorial secara detail, termasuk pendataan jembatan, sumur bor, rumah tidak layak huni (RTLH), lahan ketahanan pangan, dan penanganan stunting.
Program prioritas TNI AD yang digarisbawahi Maruli Simanjuntak meliputi TNI AD Manunggal Air, Ketahanan Pangan Nasional, Jembatan Perintis, Rehabilitasi RTLH dan MCK, Penanganan Stunting, serta Bakti Kesehatan. Hingga Agustus 2026, TNI AD telah mengerjakan 3.008 jembatan dan merampungkan 2.500 titik yang telah diresmikan bersama Presiden RI. Pembangunan tersebut membuka akses bagi 7.807 desa, 9.008 sekolah, 4.502 fasilitas kesehatan, dan memberi manfaat bagi 4,5 juta jiwa. TNI AD menargetkan minimal 5.000 titik jembatan tuntas hingga akhir 2026. Pangdam XXII/TB memaparkan rencana Karya Bakti di wilayahnya, meliputi peningkatan jalan 18 km, pembangunan PLTMH, PLTS, sumur bor, rehabilitasi RTLH, tempat ibadah, sekolah, dan MCK.
Di sisi lain, Maruli Simanjuntak juga terlihat dalam upacara peresmian penggantian nama kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi menjadi KRI Sriwijaya-100 di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (24/9/2026). Upacara dipimpin Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan dihadiri KSAD Maruli Simanjuntak, KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali, serta KSAU Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono. KSAL menjelaskan bahwa nama Sriwijaya dipilih karena merupakan kerajaan maritim tertua dan terbesar di Nusantara. Kehadiran Maruli Simanjuntak dalam acara bersejarah ini menunjukkan dukungan penuh TNI AD terhadap penguatan pertahanan matra laut.
Dengan berbagai peran strategis yang diembannya, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak semakin membuktikan diri sebagai pemimpin yang multidimensional. Ia tidak hanya mengurus urusan militer, tetapi juga aktif dalam pembinaan generasi muda, pemberdayaan ekonomi melalui koperasi, dan percepatan pembangunan infrastruktur desa. Langkah-langkah yang ia inisiasi mencerminkan visi TNI AD yang manunggal dengan rakyat, serta komitmen untuk mewujudkan kesejahteraan nasional. Ke depan, program-program unggulan yang ia canangkan diharapkan terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas, terutama di daerah-daerah terpencil. Sosok Maruli Simanjuntak menjadi bukti bahwa sinergi antara kekuatan pertahanan dan pembangunan sipil dapat berjalan seiring untuk mencapai Indonesia yang lebih maju dan sejahtera.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.
