Sorot IndonesiaSwedia memulai kampanye Piala Dunia 2026 dengan sangat mengesankan, menghancurkan Tunisia dengan skor 5-1 dalam pertandingan perdana Grup F. Dalam laga yang berlangsung di Estadio BBVA, Monterrey, Alexander Isak menunjukkan performa gemilang, mencetak satu gol dan memberikan assist, berkolaborasi dengan Viktor Gyokeres untuk menciptakan ancaman yang membahayakan pertahanan lawan.

Pelatih Swedia, Graham Potter, memberikan pujian tinggi kepada kedua penyerang tersebut. “Mereka adalah pemain kelas atas secara individu, tetapi bersama-sama mereka bisa menjadi ancaman nyata,” katanya. Isak dan Gyokeres tidak hanya mencetak gol, tetapi juga menciptakan banyak peluang untuk rekan-rekan setimnya. Kemenangan ini membawa Swedia ke puncak klasemen Grup F, sebuah hasil yang sangat penting mengingat mereka tidak berhasil lolos ke Piala Dunia 2022.

Baca juga:

Yasin Ayari menjadi bintang utama dalam pertandingan ini dengan mencetak dua gol. Gol pertama Ayari datang di menit ketujuh, diikuti oleh gol dari Isak dan Gyokeres yang masing-masing menambah skor. Selanjutnya, Mattias Svanberg yang baru masuk sebagai pemain pengganti, juga mencetak gol setelah sempat dinyatakan offside, namun keputusan tersebut dibatalkan berkat teknologi Snicko yang menunjukkan bahwa Isak memberikan sentuhan pada bola di jalur offside, memungkinkan Svanberg untuk merayakan golnya secara resmi.

Pertandingan ini menandai pertemuan pertama antara Swedia dan Tunisia di ajang Piala Dunia, dan Swedia menunjukkan dominasinya dengan permainan yang cepat dan penyerangan yang efisien. “Kami tidak sempurna, tetapi kami memiliki kontrol yang baik di awal pertandingan,” tambah Potter. Dia juga menekankan pentingnya kerja sama tim dalam menciptakan peluang, yang terbukti sangat efektif saat melawan Tunisia.

Baca juga:

Di sisi lain, Tunisia, yang sebelumnya tidak kebobolan selama kualifikasi, mengalami kesulitan besar menghadapi tekanan dari para pemain Swedia. Mereka hanya mampu mencetak satu gol melalui Omar Rekik, yang tidak cukup untuk mengubah arah pertandingan. Meski memiliki beberapa peluang, Tunisia tidak dapat menandingi kecepatan dan ketepatan serangan Swedia.

Dengan hasil ini, Swedia kini berambisi untuk melanjutkan momentum positif mereka menuju pertandingan berikutnya melawan Belanda pada 20 Juni. Alexander Isak, yang tampil dalam debut Piala Dunianya, diharapkan dapat terus menunjukkan performa terbaiknya dan membantu Swedia dalam mengejar impian mereka untuk meraih gelar juara dunia. Sementara itu, Tunisia harus segera bangkit dan memperbaiki kesalahan mereka sebelum menghadapi Jepang di pertandingan selanjutnya.

Baca juga: