Sorot Indonesia – Kuala Lumpur (ANTARA) – Cuaca hari ini di berbagai wilayah di Indonesia dan Malaysia menunjukkan tantangan yang perlu diwaspadai oleh masyarakat. Fenomena cuaca El Nino diperkirakan akan memicu cuaca kering berkepanjangan di Malaysia hingga awal 2027, dengan penurunan curah hujan yang signifikan. Hal ini diungkapkan oleh Direktur Jenderal Departemen Meteorologi Malaysia, Mohd Hisham Mohd Anip, yang menyatakan bahwa langkah-langkah sedang diambil untuk menghadapi situasi ini, termasuk modifikasi cuaca dan operasi pemadaman kebakaran.
Di sisi lain, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Indonesia telah merilis prakiraan cuaca untuk hari ini, 16 Juni 2026. Masyarakat diharapkan memerhatikan kondisi cuaca saat merayakan Tahun Baru Islam. Cuaca hari ini di berbagai kota di Indonesia diperkirakan akan bervariasi, mulai dari cerah berawan hingga hujan ringan. Namun, ada kemungkinan hujan petir dan hujan lebat di beberapa daerah, terutama di Padang dan Batam.
BMKG juga memberikan peringatan bahwa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi mengguyur banyak daerah, meskipun tidak ada wilayah yang berada dalam status Waspada, Siaga, atau Awas. Dengan demikian, masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih tenang meskipun tetap disarankan untuk memantau perkembangan cuaca terkini.
Untuk wilayah Kalimantan Tengah, musim kemarau mulai terasa. Namun, BMKG mengingatkan bahwa cuaca ekstrem seperti hujan lebat disertai petir dan angin kencang masih bisa terjadi. Prakirawan BMKG, Muhamad Ihsan Sidiq, menyatakan bahwa meskipun beberapa daerah telah memasuki musim kemarau, kondisi atmosfer masih belum stabil.
Cuaca hari ini, khususnya di Kalimantan Tengah, menunjukkan bahwa beberapa daerah seperti Kabupaten Kotawaringin Barat dan Kotawaringin Timur perlu meningkatkan kewaspadaan. Hal ini penting mengingat perubahan cuaca yang cepat dapat terjadi, sehingga masyarakat perlu siap menghadapi kemungkinan cuaca ekstrem.
Secara keseluruhan, cuaca hari ini menjadi perhatian semua pihak, baik di Malaysia maupun Indonesia. Dengan adanya informasi terbaru dari BMKG dan Departemen Meteorologi Malaysia, diharapkan masyarakat dapat mengambil langkah yang tepat untuk menghindari dampak negatif dari cuaca yang tidak menentu ini.
