Sorot Indonesia – Sudah di-buyback, harga saham blue chip ini gagal beranjak di level bawah Asuransi Maximus Graha Persada.

Harga saham PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk (ASMI) melejit 5,56% di level Rp 19 per saham pada sesi pertama perdagangan Jumat (24/7/2026). Sementara itu dalam lima hari saham ASMI masih melemah sebesar 9,52%. Sejatinya tren penurunan harga saham ASMI telah terjadi di sepanjang tahun ini yang melemah sebesar 36,67%. Penurunan harga saham tersebut sepertinya cukup menggelisahkan bagi stakeholders ASMI. Untuk itu, perusahaan ini mencoba langkah baru dengan rencana melakukan pembelian kembali (buyback) saham. Manajemen ASMI mengaku tengah menyiapkan dana maksimal Rp 17,92 miliar. Langkah ini ditempuh sebagai upaya menjaga stabilitas harga saham sekaligus memperkuat kepercayaan investor dan pemangku kepentingan.

Corporate Secretary Asuransi Maximus Graha Persada Norvin Osel dalam keterbukaan informasi pada Kamis (23/7/2026) mengaku akan membeli kembali saham yang telah diterbitkan dengan jumlah maksimal 10% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh. ASMI mengalokasikan dana hingga Rp 17,92 miliar untuk pelaksanaan aksi korporasi tersebut. Nilai itu telah mencakup biaya transaksi, termasuk imbalan jasa perantara pedagang efek maksimal 0,3% beserta biaya lain yang terkait dengan pelaksanaan buyback. Perusahaan ini menegaskan seluruh pendanaan buyback berasal dari saldo kas internal sehingga tidak akan mengganggu kegiatan operasional maupun kebutuhan modal kerja perusahaan.

Pelaksanaan buyback akan dilakukan secara bertahap dalam jangka waktu paling lama 12 bulan setelah berakhirnya periode buyback sebelumnya dan setelah memperoleh persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Rencananya ASMI akan menggelar RUPSLB pada Senin, 27 Juli 2026, pukul 15.00 WIB. Sementara itu, pemegang saham yang berhak menghadiri rapat ditetapkan berdasarkan record date pada Kamis, 2 Juli 2026.

Asuransi Maximus Graha Persada telah melakukan langkah-langkah yang efektif untuk menjaga stabilitas harga saham dan memperkuat kepercayaan investor. Dengan rencana buyback saham yang telah disiapkan, perusahaan ini berharap dapat menstabilkan harga saham dan meningkatkan kepercayaan investor.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.