Sorot Indonesia – Topan Bavi yang sedang melanda Tiongkok telah menyebabkan kerusakan luas di pesisir timur negara tersebut. Otoritas telah melakukan evakuasi massal skala besar untuk membantu warga yang terdampak. Menurut laporan, lebih dari 2 juta warga telah dievakuasi dari daerah yang terkena dampak.

Simulasi menghadapi topan yang dilakukan oleh pemerintah Tiongkok telah menunjukkan keamannya dalam menghadapi bencana alam. Pelatihan ini menawarkan pengalaman realistis tentang bagaimana rasanya terjebak dalam topan atau banjir bandang. Selama latihan, peserta akan dibekali pakaian selam, helm, dan didampingi instruktur keselamatan.

Baca juga:

Huang Zhen (34), salah satu peserta pelatihan, telah menutup kafe miliknya selama sehari untuk mengikuti latihan menghadapi topan. Huang mengatakan bahwa intensitas cuaca ekstrem akibat perubahan iklim mendorongnya untuk membekali diri dengan simulasi bencana secara mandiri.

Berikut adalah beberapa fakta yang menunjukkan keparahan Topan Bavi:

  • Kecepatan angin mencapai 165 km/jam
  • 900 ton metrik air dilepaskan untuk meniru banjir pegunungan
  • 400 ton air di lingkungan perkotaan tiruan

Topan Bavi telah menyebabkan kerusakan luas di Tiongkok, dan otoritas telah melakukan evakuasi massal skala besar untuk membantu warga yang terdampak. Simulasi menghadapi topan yang dilakukan oleh pemerintah Tiongkok telah menunjukkan keamannya dalam menghadapi bencana alam.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.