Sorot Indonesia – Lantunan ayat suci Al-Qur’an iringi prosesi pemakaman Khamenei di Teheran, ribuan pejabat menangis.
Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dimakamkan di kompleks suci Imam Reza di Mashhad, setelah sepekan rangkaian prosesi pemakaman yang dihadiri lautan pelayat di Iran maupun Irak.
Prosesi pemakaman berlangsung saat Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali melancarkan serangan setelah gencatan senjata yang sempat berlaku.
Putra sekaligus penerus Khamenei, Mojtaba Khamenei, masih belum terlihat di hadapan publik sejak perang dimulai.
Prosesi pemakaman Khamenei sempat ditunda salah satunya karena antusiasme warga di Irak.
Nyaris empat juta orang di Karbala ingin memberi penghormatan terakhir ke pemimpin Iran itu.
Khamenei dan keluarganya tewas dalam serangan brutal AS-Israel pada akhir Februari.
Iran langsung membalas dan menutup Selat Hormuz.
Pertempuran yang terus terjadi membuat Iran menunda proses pemakaman Khamenei secara publik.
Kemudian pada 4 Juli, mereka memulai rangkaian itu.
Peti jenazah Khamenei disemayamkan di Masjid Agung Iran pada 4-5 Juli.
Setelah itu, jenazah dibawa ke Kota Qom.
Setelah dari Qom, jenazah Khamenei diterbangkan ke kota-kota suci Irak dan kembali ke Iran pada 9 Juli.
Mantan pemimpin tertinggi itu akan dimakamkan di tanah kelahirannya, Mashhad.
Berdasarkan laporan media pemerintah, prosesi puncak ini hanya akan dihadiri oleh anggota keluarga inti.
Keputusan tersebut kian meningkatkan antisipasi publik terhadap kemunculan perdana Mojtaba Khamenei, yang telah ditunjuk sebagai pemimpin tertinggi Iran yang baru.
Pada Kamis (9/7) sore waktu setempat, prosesi pemakaman Khamenei dimulai di kota suci Mashhad.
Ribuan orang iringi jenazah mendiang Ayatollah Ali Khamenei jelang pemakaman di Mashhad, Iran.
Foto: REUTERS/Alaa Al-Marjani
Halaman kompleks makam dipenuhi pelayat yang meneriakkan slogan ‘Matilah Amerika’ di tengah lantunan ratapan duka dan musik pengiring prosesi.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.
