Sorot Indonesia – Bintang timnas Amerika Serikat (AS), Christian Pulisic, tidak dapat menyembunyikan rasa kecewanya setelah langkah timnya terhenti di Piala Dunia 2026. Dalam pertandingan babak 16 besar yang berlangsung di Stadion Seattle pada Selasa (7/7), AS mengalami kekalahan telak 1-4 dari timnas Belgia. Kemenangan ini membawa Belgia melaju ke perempat final dan menambah catatan buruk bagi AS di turnamen ini.

Pertandingan berlangsung dengan intensitas tinggi, di mana Belgia langsung memberikan tekanan kepada AS. Tim tamu sudah unggul cepat melalui gol Charles De Ketelaere di menit ke-9. Meskipun AS sempat menyamakan kedudukan lewat Malik Tillman pada menit ke-31, De Ketelaere kembali mencetak gol hanya dua menit setelah itu, membawa Belgia unggul 2-1 hingga babak pertama selesai.

Baca juga:

Memasuki babak kedua, Belgia menunjukkan kelasnya dengan menambah dua gol lagi, yang masing-masing dicetak oleh Hans Vanaken pada menit ke-57 dan Romelu Lukaku di masa injury time. Kemenangan ini menjadi momen berharga bagi Belgia, terutama bagi De Ketelaere yang mencetak dua gol dan menjadi bintang lapangan.

Usai pertandingan, Pulisic mengungkapkan, “Kami sangat bangga dengan perjalanan kami, tetapi cara kami mengakhiri turnamen ini tentu sangat mengecewakan.” Pernyataan ini mencerminkan kekecewaan mendalam dari para pemain AS yang berjuang keras namun gagal di hadapan pendukung sendiri.

Sementara itu, Belgia kini bersiap menghadapi tantangan berikutnya di perempat final melawan timnas Spanyol. Keberhasilan Belgia melawan AS telah menambah kepercayaan diri mereka, dan De Ketelaere menyatakan, “Kami akan menghadapi Spanyol dengan penuh kepercayaan diri.” Namun, kabar buruk menghampiri Belgia dengan cederanya Amadou Onana, gelandang penting yang dipastikan absen akibat cedera lutut serius yang didapatnya dalam laga melawan AS. Kehilangan Onana bisa menjadi pukulan bagi strategi Rudi Garcia saat menghadapi tim Spanyol yang sedang on fire.

Perempat final Piala Dunia 2026 menjanjikan laga-laga menarik. Selain Belgia vs Spanyol, ada juga pertandingan antara Prancis dan Maroko, serta Norwegia melawan Inggris. Belgia, setelah mengalahkan AS, berharap untuk meneruskan momentum positif meskipun harus mencari cara untuk mengatasi absennya Onana.

Dengan hasil ini, perjalanan Belgia di Piala Dunia 2026 semakin menarik untuk diikuti, terutama bagaimana mereka akan beradaptasi tanpa salah satu pemain kunci mereka. Sementara itu, bagi AS, kekalahan ini menjadi pelajaran berharga yang harus diambil untuk masa depan.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.