Sorot Indonesia – Sungai Penuh – Kontestasi pemilihan Ketua Lembaga Adat (LAD) Depati Payung Pondok Tinggi periode 2026-2029 menjadi perhatian masyarakat adat Kota Sungai Penuh. Tiga kandidat yang maju dalam pemilihan kali ini merupakan sosok yang pernah mengemban jabatan penting di lingkungan pemerintahan dan masyarakat, sehingga persaingan diperkirakan berlangsung ketat. Dua kandidat lainnya juga merupakan sosok yang pernah menjabat sebagai ketua lembaga adat sebelumnya.

Sebanyak 83 mata pilih akan menentukan nahkoda baru Lembaga Adat Depati Payung Pondok Tinggi dalam pemilihan yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat malam, 12 Juni 2026. Agenda pemilihan tersebut akan digelar di Masjid Agung Pondok Tinggi dan menjadi momentum penting bagi keberlangsungan kepemimpinan adat di wilayah tersebut.

Baca juga:

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa masyarakat adat Dusun Baru masih melakukan musyawarah untuk menentukan figur yang dinilai tepat memimpin lembaga adat ke depan. Sejumlah tokoh yang sempat disebut-sebut sebagai kandidat bahkan dikabarkan belum bersedia menerima amanah tersebut. Berbeda dengan mekanisme pemilihan di Pondok Tinggi yang menghadirkan tiga kandidat dan dilakukan melalui pemungutan suara, masyarakat adat Dusun Baru disebut lebih mengedepankan prinsip musyawarah mufakat. Warga berharap keputusan yang diambil nantinya dapat menghasilkan satu figur yang diterima seluruh unsur adat sehingga mampu menjaga persatuan dan kelestarian nilai-nilai adat di wilayah tersebut.

Baca juga:
Baca juga: