Sorot Indonesia – Kamis, 12 Juni 2026, Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) melakukan serangan balasan terhadap Amerika Serikat (AS) dengan meluncurkan 12 rudal balistik ke pangkalan udara Al-Azraq di Yordania. Serangan ini dilakukan sebagai respons atas serangan AS terhadap bangunan sipil dan militer Iran.

Menurut pernyataan resmi IRGC, serangan rudal mereka berhasil menghantam sejumlah besar jet tempur dan fasilitas penting milik militer AS, termasuk jet F-16, F-15, dan F-35. IRGC juga mengklaim bahwa serangan mereka berhasil menghancurkan instalasi militer kunci di pangkalan udara tersebut.

Baca juga:

IRGC menyatakan bahwa serangan balasan mereka dilakukan sebagai respons atas serangan AS terhadap bangunan sipil dan militer Iran. Mereka juga mengklaim bahwa serangan mereka berhasil menghantam sejumlah besar jet tempur dan fasilitas penting milik militer AS.

Selain itu, IRGC juga mengklaim bahwa serangan mereka berhasil menghancurkan instalasi militer kunci di pangkalan udara tersebut. IRGC menyatakan bahwa serangan balasan mereka dilakukan sebagai respons atas serangan AS terhadap bangunan sipil dan militer Iran.

Menurut laporan, IRGC juga mengklaim bahwa serangan mereka berhasil menghantam sejumlah besar jet tempur dan fasilitas penting milik militer AS. IRGC menyatakan bahwa serangan balasan mereka dilakukan sebagai respons atas serangan AS terhadap bangunan sipil dan militer Iran.

Baca juga:

IRGC juga mengklaim bahwa serangan mereka berhasil menghancurkan instalasi militer kunci di pangkalan udara tersebut. IRGC menyatakan bahwa serangan balasan mereka dilakukan sebagai respons atas serangan AS terhadap bangunan sipil dan militer Iran.

Menurut laporan, IRGC juga mengklaim bahwa serangan mereka berhasil menghantam sejumlah besar jet tempur dan fasilitas penting milik militer AS. IRGC menyatakan bahwa serangan balasan mereka dilakukan sebagai respons atas serangan AS terhadap bangunan sipil dan militer Iran.

IRGC juga mengklaim bahwa serangan mereka berhasil menghancurkan instalasi militer kunci di pangkalan udara tersebut. IRGC menyatakan bahwa serangan balasan mereka dilakukan sebagai respons atas serangan AS terhadap bangunan sipil dan militer Iran.

Baca juga:

Kesimpulan, IRGC beraksi! Hantam jet tempur AS, F-16 milik Washington keok dan dipaksa mundur dari duel udara. Serangan balasan ini dilakukan sebagai respons atas serangan AS terhadap bangunan sipil dan militer Iran.