Sorot Indonesia – Pada tanggal 20 Juni 2026, Pramuka Kota Surabaya berhasil meraih tiga rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dengan mengusung tema “beri cinta waktu” melalui berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat luas. Kegiatan tersebut berlangsung di Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya dan dihadiri oleh lebih dari 130 ribu peserta, yang menunjukkan komitmen masyarakat dalam menghargai tradisi dan cinta terhadap orang tua.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Pramuka Kota Surabaya, mengungkapkan, “Peserta kegiatan Basuh Kaki Orang Tua mencapai 130 ribu orang, yang merupakan simbol penghormatan kepada orang tua.” Ini sejalan dengan misi Pramuka untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila dan rasa cinta kepada keluarga.

Baca juga:

Kegiatan ini terdiri dari tiga rekor MURI: Basuh Kaki Orang Tua, Pengukuhan Garuda, dan Demonstrasi Semaphore, yang diikuti oleh 65 ribu peserta dari berbagai golongan. Eri menekankan pentingnya kolaborasi antara Pemerintah Kota dan Pramuka untuk menggerakkan Kampung Pancasila, dimana Pramuka berperan aktif dalam menanamkan nilai-nilai cinta dan penghormatan kepada orang tua sejak dini.

Dalam sebuah refleksi mendalam mengenai cinta, seorang pengajar dan dai internasional, Muhammad Riza Diponegoro, menyatakan bahwa cinta sejati tidak hanya dapat dipahami melalui kata-kata, tetapi juga melalui tindakan sederhana seperti sepasang sepatu tua yang saling melengkapi. Ia menjelaskan, “Keserasian adalah soal bagaimana dua hal yang berbeda bisa membuat satu perjalanan terasa utuh. Bukan meski berbeda, tetapi karena berbeda.” Pernyataan ini menggambarkan betapa pentingnya memberi cinta waktu dalam setiap hubungan, termasuk hubungan keluarga dan persahabatan.

Sementara itu, di ranah hiburan, aktor Evan Marvino juga memberikan klarifikasi terkait dugaan KDRT dan perselingkuhan. Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa hal-hal yang terjadi di dalam rumah tangganya telah diselesaikan melalui mediasi dan mereka telah rujuk. Evan mengungkapkan, “Saya sudah rujuk dengan istri saya, dan kami berkomitmen untuk memberi cinta waktu dalam hubungan kami.”

Baca juga:

Di sisi lain, ramalan zodiak pun memberikan gambaran tentang cinta. Aries, misalnya, disarankan untuk menghindari konflik dan memberi waktu pada pasangan untuk meredakan emosi. Hal ini menunjukkan bahwa memberi cinta waktu adalah kunci untuk menjaga hubungan yang harmonis, terlepas dari tantangan yang ada.

Dengan berbagai kegiatan dan refleksi mengenai cinta, baik di lingkungan Pramuka maupun dalam kehidupan sehari-hari, kita diingatkan bahwa cinta bukan hanya tentang kata-kata, tetapi juga tentang tindakan dan komitmen untuk menghargai satu sama lain. Memberi cinta waktu adalah investasi terbaik yang bisa kita lakukan untuk menciptakan hubungan yang kuat dan berkelanjutan, baik dalam keluarga maupun masyarakat.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.

Baca juga: