Sorot Indonesia – Piala Dunia FIFA 2026 menyajikan drama yang tak terduga bagi tim Jepang, terutama setelah kehilangan bintang sayap mereka, Kaoru Mitoma, yang absen akibat cedera. Mitoma, yang merupakan pemain kunci bagi Jepang dan berperan penting dalam kualifikasi Piala Dunia dengan mencetak tiga gol, tidak akan bisa memperkuat Samurai Blue dalam perjalanan mereka di turnamen ini.
Pertandingan pertama Jepang melawan Belanda di Arlington, Texas, berakhir imbang 2-2 dalam sebuah pertandingan yang penuh ketegangan. Jepang dua kali tertinggal, namun berhasil menyamakan kedudukan berkat gol dari Keito Nakamura dan Daichi Kamada. Pelatih Jepang, Hajime Moriyasu, memuji ketahanan dan kesabaran para pemainnya dalam menghadapi tekanan dari tim Belanda yang lebih berpengalaman.
Kehilangan Mitoma adalah pukulan telak bagi Jepang, terutama setelah Wataru Endo juga harus mundur dari turnamen karena cedera. Mitoma, yang bermain di Brighton dan Hove Albion, dikenal karena kemampuan dribbling dan kecepatan yang membuatnya sulit dijaga. Tanpa kehadirannya, tim harus beradaptasi dan mencari cara baru untuk menembus lini pertahanan lawan.
Jepang dan Tunisia kini bersiap untuk bertemu di pertandingan berikutnya di Monterrey, Meksiko, pada tanggal 20 Juni 2026, dengan harapan untuk meningkatkan posisi mereka di Grup F. Tunisia, yang mengalami kekalahan telak 5-1 dari Swedia, juga berada dalam situasi kritis. Pelatih Tunisia, yang baru saja diangkat setelah pemecatan Sabri Lamouchi, harus segera menemukan solusi untuk memperbaiki pertahanan timnya yang rapuh.
Dalam pertandingan melawan Belanda, Jepang menunjukkan fleksibilitas taktis yang luar biasa. Meskipun harus menyerap tekanan dari lawan, mereka berhasil menciptakan peluang berbahaya melalui serangan balik cepat. Namun, kualitas penyelesaian akhir harus ditingkatkan, terutama mengingat Mitoma tidak ada untuk memberikan sumbangsih dalam mencetak gol.
Jepang dikenal dengan permainan cepat dan langsung, tetapi tanpa Mitoma, mereka mungkin harus bergantung lebih pada pemain lain seperti Takefusa Kubo dan Ayase Ueda untuk menciptakan peluang. Kubo, yang juga diharapkan dapat menggantikan kontribusi Mitoma, tampil menjanjikan dan diharapkan dapat membawa timnya meraih kemenangan.
Sementara itu, Tunisia berusaha untuk bangkit setelah kekalahan menyakitkan mereka. Dengan tekanan yang semakin besar, mereka harus memperbaiki kesalahan dan menemukan cara untuk mencetak gol. Pertandingan ini akan menjadi ujian berat bagi kedua tim, yang berjuang untuk mendapatkan posisi lebih baik di grup yang sangat ketat ini.
Ketegangan semakin meningkat menjelang pertandingan selanjutnya, dengan kedua tim sangat menyadari pentingnya hasil positif untuk ambisi mereka di turnamen. Jepang harus menemukan cara untuk bermain tanpa Mitoma, sementara Tunisia berusaha mengatasi krisis internal setelah pemecatan pelatih. Dengan segalanya dipertaruhkan, pertandingan ini tidak diragukan lagi akan menjadi salah satu yang paling dinanti di Piala Dunia 2026.
