Sorot IndonesiaJOMBANG – Suasana malam di Dusun Krajan, Desa Curahmalang, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang mendadak tegang ketika seorang pria berinisial R (37) terlibat insiden mengancam warga dengan senjata tajam. Peristiwa ini terjadi pada Ahad malam, 14 Juni 2026, setelah R ditegur oleh tetangganya karena memutar sound system berdaya tinggi atau sound horeg dengan volume sangat keras pada larut malam. Sosok pria ngamuk bawa sajam usai ditegur pasang sound horeg larut malam, berubah sejak cerai [titlebase] ini merupakan gambaran dari tekanan emosional yang dialaminya setelah perceraian tiga tahun lalu.

Menurut informasi yang dihimpun, R diketahui menyalakan perangkat audio pada pukul 23.00 WIB, yang mengganggu ketenteraman warga sekitar yang ingin beristirahat. Mendapat banyak keluhan dari masyarakat, Kepala Dusun Krajan, Dedik Irawan, bersama pengurus RT dan beberapa warga mendatangi rumah R untuk memberikan teguran. Namun, reaksi R justru tidak terduga. Bukannya mengerti, ia malah keluar rumah dengan membawa senjata tajam dan mengancam warga yang menegurnya.

“Situasi menjadi sangat tegang dan membahayakan,” ujar salah seorang warga yang menyaksikan kejadian tersebut. Merasa terancam, warga segera melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian setempat.

Kapolsek Sumobito, AKP Bagus Tejo Purnomo, menjelaskan bahwa anggota kepolisian segera merespons laporan tersebut dan tiba di lokasi dalam waktu kurang dari 10 menit. “Kami berhasil mengamankan R beserta senjata tajam yang dibawanya tanpa ada korban jiwa atau luka,” ungkap Kapolsek.

Setelah ditangkap, pihak keluarga R menyampaikan bahwa perubahan perilakunya sudah terlihat jelas setelah perceraian. R diduga mengalami depresi, yang mungkin memicu perilakunya yang agresif dan tidak stabil. Keluarga dan warga sekitar sepakat untuk merujuk R ke rumah sakit jiwa guna mendapatkan penanganan medis yang lebih baik.

Warga berharap agar R bisa pulih dan tidak lagi mengganggu ketertiban umum. Insiden ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan mental, terutama bagi mereka yang mengalami perubahan besar dalam hidup seperti perceraian.

Sosok pria ngamuk bawa sajam usai ditegur pasang sound horeg larut malam, berubah sejak cerai [titlebase] ini menunjukkan bagaimana suatu kehilangan bisa berujung pada tindakan yang merugikan diri sendiri dan orang lain. Penanganan yang tepat dan dukungan dari orang-orang terdekat menjadi kunci untuk mengatasi situasi seperti ini.