Sorot Indonesia – Tim pelajar dan umum dari Kudus siap bersaing di ajang bergengsi E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026 yang akan berlangsung di Surakarta. Kegiatan ini menjadi momen penting bagi generasi muda untuk menunjukkan bakat dan keterampilan mereka dalam dunia E-Sport. Dengan semangat yang tinggi, dua tim terbaik dari Kudus yaitu SMA Masehi Kudus dan TZY Brother akan mewakili daerah mereka di kompetisi yang diharapkan dapat menjadi ajang prestasi bagi para pemain muda.

Pengiriman kedua tim ini merupakan hasil seleksi ketat melalui Turnamen E-Sport Kapolres Kudus Cup yang diselenggarakan sebagai bagian dari perayaan Hari Bhayangkara ke-80. Kapolres Kudus, AKBP Heru Dwi Purnomo, menegaskan bahwa turnamen ini tidak hanya sekadar kompetisi, tetapi juga bertujuan untuk menemukan dan membina atlet-atlet potensial di bidang E-Sport.

Baca juga:

“Kapolres Kudus Cup ini bukan hanya sekadar pertandingan, tetapi menjadi sarana untuk mencari dan membina generasi muda yang memiliki potensi di bidang E-Sport,” ujar Heru pada Senin (15/6/2026).

Turnamen E-Sport Kapolres Kudus Cup Season II berlangsung sejak 8 Juni 2026 di Kantor Pelayanan Publik Polres Kudus. Dalam kompetisi ini, dua cabang permainan yang dipertandingkan adalah Free Fire dan Mobile Legends, yang diikuti oleh peserta dari berbagai sekolah dan komunitas E-Sport di Kudus.

Di kategori Free Fire, babak semifinal mempertemukan SMA Masehi Kudus dengan SMK Muhammadiyah Kudus, sementara MAN 2 Kudus berhadapan dengan SMAN 2 Kudus. Pertandingan berlangsung sangat sengit hingga akhirnya SMA Masehi Kudus dan MAN 2 Kudus berhasil melaju ke babak final.

Di sisi lain, persaingan di kategori Mobile Legends juga sangat menarik. Empat tim yang berhasil lolos ke semifinal adalah Belzehub, Semoga Berkah, Ciblek, dan TZY Brother. Dalam pertandingan final, Belzehub dan TZY Brother berhasil menunjukkan performa maksimal dan meraih tempat di partai final.

Pada akhir turnamen, MAN 2 Kudus keluar sebagai juara di kategori Free Fire, sementara TZY Brother menjadi yang terbaik di kategori Mobile Legends. Heru mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian ini dan berharap prestasi tim-tim Kudus dapat terus berlanjut.

“Keluar sebagai pemenang Free Fire adalah MAN 2 Kudus, sedangkan TZY Brother tampil sebagai juara Mobile Legends,” terang Heru.

Kapolres menambahkan, perkembangan E-Sport saat ini memberikan peluang besar bagi generasi muda untuk meraih prestasi di bidang yang semakin populer ini. Oleh karena itu, dukungan terhadap kegiatan seperti ini sangat penting agar bakat-bakat yang ada dapat berkembang secara positif.

“E-Sport bukan sekadar aktivitas bermain gim, tetapi juga sarana untuk melatih kemampuan berpikir strategis, komunikasi, kerja sama tim, dan pengambilan keputusan dalam situasi kompetitif,” jelasnya.

Selain itu, turnamen ini juga berfungsi sebagai sarana edukasi bagi generasi muda agar dapat memanfaatkan teknologi digital dengan bijak. Polres Kudus berharap para peserta tidak hanya berkembang dalam hal kemampuan bermain, tetapi juga menjaga sportivitas dalam setiap pertandingan.

“Kami berharap para peserta dapat terus berkembang dan membawa nama baik Kudus. Tetap junjung sportivitas serta gunakan teknologi untuk hal-hal yang produktif,” tandasnya.

Turnamen E-Sport Kapolres Kudus Cup Season II merupakan hasil kerja sama antara Polres Kudus, KONI Kabupaten Kudus, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Jawa Tengah, dan FIS E-Sports. Melalui ajang ini, diharapkan semakin banyak atlet E-Sport dari Kudus yang mampu berkompetisi di level provinsi hingga nasional. Dengan semangat dan dukungan yang kuat, tim pelajar dan umum Kudus siap berlaga di Kapolda Cup Jateng 2026, menjadikan momen ini sebagai langkah awal menuju prestasi yang lebih tinggi.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.