Sorot Indonesia – Pochettino kesal tak ada yang ucapkan selamat meski AS juara grup, hal ini disampaikannya setelah kemenangan timnas Amerika Serikat atas Bosnia-Herzegovina pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Pertandingan yang berlangsung di Stadion San Francisco Bay Area, Santa Clara, California, berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan tim besutan Mauricio Pochettino.
Dua gol Timnas Amerika Serikat ke gawang Bosnia-Herzegovina dicetak oleh Folarin Balogun (45′) dan Malik Tillman (82′). Pochettino sangat menghargai kerja keras skuadnya yang berhasil mengunci tiket ke fase berikutnya meski hanya bermain dengan 10 orang. Pochettino kesal tak ada yang ucapkan selamat meski AS juara grup, karena menurutnya, kemenangan ini merupakan hasil kerja keras yang luar biasa.
Selain itu, Pochettino juga menyayangkan keputusan pengadil lapangan terkait insiden kontak fisik penyerang USMNT, Folarin Balogun, dengan bek Bosnia-Herzegovina, Tarik Muharemovic, yang dinilainya sama sekali tidak disengaja. Insiden kartu merah tersebut terjadi lantaran Balogun dinilai menginjak pergelangan kaki Muharemovic. Kendati demikian, Pochettino memiliki pandangan yang sepenuhnya berbeda.
Pochettino kesal tak ada yang ucapkan selamat meski AS juara grup, karena menurutnya, kemenangan ini merupakan hasil kerja keras yang luar biasa. Pochettino kesal tak ada yang ucapkan selamat meski AS juara grup, karena menurutnya, kemenangan ini merupakan hasil kerja keras yang luar biasa. Pochettino kesal tak ada yang ucapkan selamat meski AS juara grup, karena menurutnya, kemenangan ini merupakan hasil kerja keras yang luar biasa.
Kemenangan ini merupakan hasil kerja keras yang luar biasa, dan Pochettino kesal tak ada yang ucapkan selamat meski AS juara grup. Pochettino kesal tak ada yang ucapkan selamat meski AS juara grup, karena menurutnya, kemenangan ini merupakan hasil kerja keras yang luar biasa.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.
