Sorot Indonesia – Piala Dunia 2026 – Mimpi bersama Kroasia dirusak dua bintang AC Milan, Luka Modric tetap bangga. Timnas Kroasia, yang merupakan runner-up Piala Dunia 2018, kembali menghadapi tantangan besar menjelang Piala Dunia 2026. Luka Modric, sang kapten yang tak tergantikan, menunjukkan dedikasinya meskipun ada sejumlah pemain bintang yang mencuri perhatian di klub-klub besar Eropa, termasuk AC Milan.

Di samping itu, Timnas Indonesia juga bersiap menghadapi FIFA ASEAN Cup 2026, di mana mereka akan menjadi tuan rumah. Turnamen ini dijadwalkan berlangsung dari 21 September hingga 6 Oktober 2026, dan menjadi kesempatan penting bagi Garuda untuk memperbaiki posisi mereka di ranking FIFA setelah gagal di Piala AFF 2026.

Baca juga:

Timnas Kroasia dan Indonesia memiliki perjalanan yang berbeda menjelang Piala Dunia 2026. Untuk Kroasia, harapan untuk bersinar kembali di pentas dunia sangat bergantung pada performa Modric dan rekan-rekannya. Meskipun ada dua bintang AC Milan yang mungkin mengganggu impian mereka, Modric tetap optimis dan bangga akan timnasnya.

Dalam konteks ini, Timnas Indonesia juga memiliki harapan yang tinggi untuk tampil baik di ASEAN Cup 2026. Setelah hasil mengecewakan di Piala AFF 2026, di mana mereka tersingkir di fase grup, Timnas Indonesia bertekad untuk menunjukkan performa terbaiknya di hadapan publik sendiri. Menghadapi tantangan di turnamen ini, mereka berharap dapat meraih hasil positif dan meningkatkan peringkat FIFA mereka.

Erick Thohir, Ketua Umum PSSI, menyatakan bahwa FIFA ASEAN Cup 2026 merupakan event sepak bola terbesar setelah Piala Dunia 2026. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya turnamen ini bagi sepak bola Indonesia. Seluruh pertandingan akan berstatus resmi di kalender FIFA, sehingga klub-klub harus melepas pemainnya untuk memperkuat Timnas Indonesia.

Di dalam turnamen ini, Indonesia diharapkan dapat menurunkan skuad terbaik mereka, termasuk pemain yang berkarier di luar negeri. Prediksi susunan pemain menunjukkan Emil Audero sebagai penjaga gawang utama, dengan lini belakang yang diperkuat oleh Elkan Baggott, Jay Idzes, dan Justin Hubner.

Namun, kegagalan di Piala AFF 2026 masih membekas di hati para pemain. Dony Tri Pamungkas, salah satu pemain andalan, mengungkapkan bahwa mengenakan jersey Timnas adalah sebuah komitmen dan tanggung jawab yang besar. Marc Klok juga merasakan sakit atas kegagalan timnya, yang kembali harus terhenti di fase grup untuk keenam kalinya dalam sejarah Piala AFF.

Situasi ini menunjukkan bahwa meskipun Kroasia dan Indonesia memiliki jalan yang berbeda, keduanya berbagi rasa optimisme dan kebanggaan. Piala Dunia 2026 – Mimpi bersama Kroasia dirusak dua bintang AC Milan, namun Luka Modric tetap bangga akan pencapaian timnya dan berharap untuk masa depan yang lebih baik di ajang internasional.

Dengan semangat yang tak padam, Timnas Indonesia siap menghadapi FIFA ASEAN Cup 2026. Kini saatnya bagi mereka untuk membuktikan bahwa mereka mampu bersaing di level tertinggi dan membawa kebanggaan bagi bangsa.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.