Sorot Indonesia – Luke Anthony Vickery sudah impikan membela timnas Indonesia sejak lama, dan impian itu akhirnya menjadi kenyataan pada Jumat, 25 September 2026. Penyerang muda berusia 20 tahun tersebut menjalani debut sebagai starter saat Timnas Indonesia mengalahkan Singapura 2-0 pada penyisihan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Momen yang dinanti-nantikan itu terasa semakin istimewa karena Luke Anthony Vickery sudah impikan membela timnas Indonesia sejak lama, jauh sebelum ia resmi menyandang status Warga Negara Indonesia pada 16 Juli 2026.

Dalam laga debutnya, pemain Macarthur FC itu langsung menunjukkan kualitasnya. Bermain di posisi sayap kanan, Vickery beberapa kali menebar ancaman melalui umpan lambung tajam ke kotak penalti Singapura. Usahanya membuahkan hasil pada menit ke-13 ketika umpan silang mendatarnya diselesaikan dengan baik oleh Ragnar Oratmangoen, membuka keunggulan Indonesia yang bertahan hingga akhir babak pertama.

Baca juga:

Pujian dari Ole Romeny

Penampilan impresif Vickery mendapat apresiasi langsung dari rekan setimnya, Ole Romeny. Penyerang Timnas Indonesia itu menilai karakter permainan dan pergerakan tanpa bola pemain berusia 20 tahun tersebut sangat membantu membuka ruang serta memberi variasi serangan bagi tim.

“Ya, dia tipe pemain yang memberikan banyak energi dalam permainannya. Dia selalu melakukan pergerakan ke area dalam, jadi saat saya atau gelandang lain memegang bola, kami bisa mengoper kepadanya di ruang kosong,” ujar Ole Romeny. “Energi seperti itu sangat membantu kami, dia bermain bagus,” tambahnya.

Kepercayaan yang diberikan pelatih John Herdman terbayar lunas. Vickery tampil hingga menit ke-74 sebelum ditarik keluar dan digantikan Rizky Ridho dalam perubahan taktikal. Tak lama berselang, Indonesia menggandakan keunggulan menjadi 2-0 melalui eksekusi penalti Ole Romeny yang bertahan hingga laga usai.

Momen yang Sangat Dinantikan

Usai pertandingan, Vickery mengungkapkan rasa bangganya melalui akun Instagram pribadinya @luke.vickery_. Ia menyebut laga melawan Singapura sebagai salah satu momen paling istimewa dalam kariernya. “Sudah lama menantikan momen ini. Sangat bangga bisa menjalani debut bersama tim nasional Indonesia. Sungguh malam yang istimewa,” tulisnya.

Pengakuan tersebut menegaskan bahwa Luke Anthony Vickery sudah impikan membela timnas Indonesia sejak lama. Ia bahkan lebih dulu mengikuti pemusatan latihan intensif bersama rekan-rekan setimnya guna memahami sistem permainan yang diterapkan pelatih sebelum akhirnya dipercaya tampil sejak menit pertama.

Perjalanan Vickery menuju Skuad Garuda memang tidak instan. Setelah resmi mendapatkan kewarganegaraan pada pertengahan Juli 2026, ia harus bersaing ketat untuk menembus skuad utama. Namun kerja keras dan konsistensinya bersama klub berbuah manis dengan debut yang langsung berbuah assist.

Fokus ke Laga Melawan Malaysia

Kemenangan atas Singapura menjadi awal positif bagi perjalanan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026. Usai mengamankan tiga poin, anak asuh John Herdman langsung mengalihkan fokus untuk menghadapi Malaysia pada laga kedua Grup A di SUGBK, Senin, 28 September 2026.

Saat ini Indonesia dan Malaysia sama-sama mengoleksi tiga poin, namun Malaysia berada di puncak klasemen sementara karena unggul selisih gol. Duel melawan Malaysia pun menjadi ujian sesungguhnya bagi Vickery dan kolega untuk membuktikan konsistensi mereka.

Bagi Vickery, laga melawan Malaysia menjadi kesempatan emas untuk mencetak gol debutnya bersama Skuad Garuda. Publik tentu menantikan apakah pemain muda yang telah lama bermimpi membela Timnas Indonesia ini mampu kembali menjadi pembeda di lini serang.

Kesimpulan

Debut Luke Anthony Vickery bersama Timnas Indonesia berjalan manis. Assist yang ia ciptakan pada menit ke-13 menjadi bukti kualitas dan keseriusannya membela Skuad Garuda. Luke Anthony Vickery sudah impikan membela timnas Indonesia sejak lama, dan kini impian itu telah terwujud dengan cara terbaik. Dengan performa apik di laga perdana, masa depan Vickery bersama Timnas Indonesia terlihat sangat menjanjikan. Kini tantangan berikutnya menanti, yakni membantu Indonesia meraih hasil maksimal di FIFA ASEAN Cup 2026.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.