Sorot Indonesia – PARIS – Luca Zidane, putra dari legenda sepak bola Zinedine Zidane, kini menjadi bagian dari babak baru dalam sejarah sepak bola Prancis. Zinedine Zidane baru saja resmi dilantik sebagai pelatih Tim Nasional Prancis, dan tugasnya adalah membawa tim ini meraih kesuksesan setelah beberapa tahun mengalami kegagalan di turnamen internasional.

Pengumuman ini disampaikan oleh Federasi Sepak Bola Prancis pada hari Selasa (28/7), menandai dimulainya era baru bagi Les Bleus. Zidane, yang terkenal sebagai pemain hebat dan pelatih sukses dengan Real Madrid, diharapkan mampu memanfaatkan potensi luar biasa yang dimiliki oleh generasi muda Prancis saat ini, termasuk Luca Zidane yang kini berkarir sebagai kiper.

Baca juga:

“Ketika saya bertemu Zinedine pada Februari 2025, dia berkata kepada saya, ‘Presiden, saya tahu bagaimana cara menang.’ Saat itu saya melihat seseorang yang memiliki ambisi dan keyakinan untuk membawa Les Bleus kembali meraih kemenangan,” kata Philippe Diallo, Presiden Federasi Sepak Bola Prancis.

Dengan skuat yang dipenuhi talenta muda seperti Kylian Mbappé, Ousmane Dembélé, dan Michael Olise, Zidane diharapkan dapat menciptakan gaya permainan yang lebih kreatif dan efektif. Meskipun Prancis selalu memiliki pemain-pemain berkualitas, sering kali mereka gagal memaksimalkan potensi tersebut di saat-saat kritis. Filosofi permainan Zidane yang mengutamakan kebebasan bagi pemain untuk berimprovisasi di lapangan menjadi harapan baru bagi tim.

Zidane bukanlah pelatih yang memulai dari nol. Ia mewarisi fondasi kuat dari Didier Deschamps, yang telah mengantarkan Prancis meraih gelar juara dunia pada 2018. Namun, beberapa kegagalan di turnamen besar, termasuk kekalahan di final Piala Dunia 2022 dan tersingkirnya tim di fase gugur Euro, menuntut Zidane untuk segera menemukan solusi.

Dalam persidangan perdananya, Zidane mengungkapkan, “Ini adalah momen besar bagi saya. Akhirnya, apa yang saya impikan selama ini menjadi kenyataan.” Dengan dukungan dari suporter yang telah menantikan kepulangannya, Zidane kini berjanji untuk mengubah nasib timnas Prancis.

Semangat tim akan semakin diperkuat dengan kehadiran Luca Zidane, yang meski tidak bermain untuk Prancis, tetap menjadi bagian dari warisan Zidane. Penunjukan Zinedine Zidane sebagai pelatih diharapkan dapat menjadi jembatan untuk membangkitkan kembali kejayaan sepak bola Prancis dan mengantarkan tim ke puncak prestasi di turnamen mendatang.

Dengan segala tantangan yang ada, Zinedine Zidane akan memulai tugasnya secara resmi pada 1 September 2026. Akankah ia mampu membawa Prancis kembali ke jalur kemenangan? Hanya waktu yang akan menjawabnya, namun harapan besar kini tersemat pada pundak pelatih berpengalaman ini.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.