Sorot Indonesia – Tim nasional Swedia mengalami nasib malang di Piala Dunia 2026 setelah tersingkir di babak 32 besar oleh Prancis dengan skor 0-3. Dalam laga yang berlangsung di MetLife Stadium, New Jersey, performa tim Swedia tidak mampu bersaing dengan dominasi permainan Les Bleus. Salah satu faktor yang sangat disayangkan adalah absennya Isak Hien, yang sebelumnya diharapkan dapat memberikan kontribusi lebih bagi tim.

Pertandingan tersebut menjadi momen yang menyedihkan bagi penggemar Swedia, di mana tim yang dilatih oleh Graham Potter tidak mampu mencetak gol meskipun memiliki beberapa peluang. Hien, yang merupakan pemain kunci di lini belakang, tidak dapat berpartisipasi karena cedera. Ketidakhadiran Hien menjadi salah satu dari banyak tantangan yang dihadapi Swedia selama turnamen ini.

Baca juga:

Dalam pertandingan tersebut, Prancis tampil mengesankan dengan Kylian Mbappé mencetak dua gol, sementara Bradley Barcola menambah keunggulan. Statistik menunjukkan betapa dominannya Prancis, dengan penguasaan bola 62% dan total 25 tembakan, 12 di antaranya mengarah ke gawang, sementara Swedia hanya mencatatkan enam tembakan.

Pelatih Graham Potter membawa skuad yang terdiri dari 26 pemain, namun hanya empat pemain yang tidak mendapatkan menit bermain, termasuk Hjalmar Ekdal dan Eric Smith. Ekdal dan Smith gagal bersaing di pos bek tengah, sementara Hermann Johansson yang menggantikan Emil Holm yang cedera juga tidak mendapatkan kesempatan untuk bermain. Viktor Johansson, kiper ketiga di bawah Jacob Widell Zetterstrom dan Kristoffer Nordfeldt, juga tidak dapat berkontribusi karena cedera.

Absennya Isak Hien di Piala Dunia 2026 sangat disayangkan, mengingat ia adalah salah satu bek yang diandalkan. Hien telah menunjukkan performa yang solid di klubnya dan diharapkan bisa mengatasi serangan cepat lawan-lawannya. Namun, cedera yang dialaminya mengakibatkan Swedia kehilangan salah satu pemain kunci dalam skema pertahanan mereka.

Swedia, yang lolos ke babak knockout sebagai tim peringkat ketiga terbaik, sebenarnya memiliki harapan untuk memberikan kejutan setelah meraih hasil yang bervariasi di fase grup. Mereka berhasil mengalahkan Tunisia 5-1 tetapi juga mengalami kekalahan telak dari Belanda 1-5. Meskipun demikian, dengan absennya pemain-pemain penting seperti Isak Hien dan Dejan Kulusevski, performa mereka di babak knockout menjadi sangat terbatas.

Dengan hasil ini, Prancis melanjutkan perjalanan mereka di Piala Dunia dan akan menghadapi Paraguay di babak 16 besar. Sementara itu, perjalanan Swedia berakhir dengan rasa kecewa dan harapan untuk bangkit di turnamen mendatang.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.