Sorot Indonesia – Piala Dunia 2026 telah menjadi ajang bagi banyak pemain muda untuk menunjukkan bakat mereka, salah satunya adalah Ayyoub Bouaddi. Pemain gelandang berusia 18 tahun ini tidak hanya menarik perhatian karena kemampuannya di lapangan, tetapi juga karena kebiasaannya yang unik, yaitu selalu membawa buku aritmatika.

Ayyoub Bouaddi, yang kini bermain untuk klub Ligue 1 LOSC Lille, memiliki latar belakang pendidikan di bidang matematika. Kesukaannya terhadap angka dan rumus-rumus matematis diyakini berkontribusi besar terhadap cara ia membaca permainan, mengatur posisi, dan membuat keputusan cepat di lapangan. Dalam dua pertandingan yang telah dijalani Maroko di Piala Dunia, Bouaddi tampil sangat mengesankan, mencatatkan 92 persen umpan tepat sasaran dan menunjukkan keterampilan taktis yang matang.

Baca juga:

Patrick Vieira, legenda Arsenal, juga memberikan pujian kepada Bouaddi, menyebutnya sebagai “talent” yang menonjol dalam tim Maroko. “Dia bermain seperti pemain berpengalaman, padahal usianya baru delapan belas tahun. Dengan kemampuan teknis dan kesadaran taktisnya, dia menunjukkan bahwa dirinya layak diperhitungkan di level tertinggi sepak bola,” ungkap Vieira.

Maroko, sebagai perwakilan sepak bola Afrika dalam turnamen ini, telah menunjukkan performa yang menggembirakan. Bouaddi menjadi salah satu kunci di lini tengah tim, berkolaborasi dengan para pemain senior yang lebih berpengalaman. Meski usianya muda, Bouaddi telah menunjukkan kemampuan untuk beradaptasi dengan baik dan memberikan kontribusi signifikan terhadap permainan tim.

Dalam program La Dazoneta, jurnalis Juan Arroita menyoroti bagaimana pendidikan Bouaddi di bidang matematika membantunya dalam mengontrol permainan. “Matematika mengajarkan saya untuk berpikir logis danstrategis. Ini membantu saya untuk tetap tenang di bawah tekanan dan membuat keputusan yang tepat,” kata Bouaddi dalam wawancara.

Baca juga:

Dengan prestasi yang ditunjukkannya di Piala Dunia ini, tidak mengherankan jika Bouaddi menjadi incaran banyak klub besar, termasuk Arsenal. Kabarnya, klub asal London ini telah menyiapkan dana besar untuk mengamankan tanda tangannya. Bouaddi, yang kini diperkirakan memiliki nilai pasar sekitar £80 juta, diyakini akan menjadi investasi jangka panjang yang menguntungkan bagi klub mana pun yang berhasil merekrutnya.

Performa gemilang Bouaddi tidak hanya membanggakan dirinya sendiri, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda di Afrika. Dia menunjukkan bahwa dengan kerja keras dan dedikasi, impian untuk berprestasi di tingkat dunia dapat terwujud. Bouaddi adalah contoh nyata dari talenta yang muncul dari sepak bola Afrika, dan diharapkan dapat terus bersinar di pentas internasional.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.

Baca juga: