Sorot Indonesia – Piala Dunia 2026 memasuki babak yang sangat menarik dengan bagan fase gugur yang telah resmi terbentuk. Tim-tim besar seperti Argentina dan Portugal menjadi sorotan utama dalam turnamen kali ini. Argentina, sebagai juara bertahan, dianggap memiliki jalur yang lebih mudah menuju semifinal dibandingkan dengan tim-tim unggulan lainnya. Sejumlah analis dari Belanda, termasuk Leonne Stentler, menyatakan bahwa Argentina hanya menghadapi satu rintangan berat, yaitu Kolombia, sebelum melaju ke babak berikutnya.
Dalam program olahraga NOS WK Ontbijt, Stentler menjelaskan bahwa meskipun Kolombia memiliki potensi untuk menyulitkan Argentina, catatan pertemuan kedua tim dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa Argentina memiliki peluang besar untuk menang. Hal ini diperkuat oleh pandangan presenter olahraga Henry Schut yang menyebutkan bahwa perjalanan Argentina menuju perempat final seperti menjalani dua pertandingan pemanasan.
Sementara itu, Timnas Portugal juga menarik perhatian setelah hasil imbang tanpa gol melawan Kolombia di fase grup. Hasil tersebut memicu spekulasi bahwa Portugal sengaja menghindari kemenangan untuk mendapatkan jalur yang lebih menguntungkan di fase gugur. Meskipun tidak ada bukti konkret untuk mendukung klaim ini, banyak penggemar dan analis berpendapat bahwa hasil imbang tersebut adalah strategi cerdas untuk menghindari lawan yang lebih tangguh.
Bagan Piala Dunia 2026 menunjukkan bahwa Portugal, yang finis sebagai runner-up Grup K, akan menghadapi Kroasia di babak 32 besar. Jika berhasil melewati Kroasia, mereka berpotensi bertemu dengan Spanyol di babak 16 besar. Sementara itu, Argentina dijadwalkan bertemu dengan Tanjung Verde pada 4 Juli 2026.
Dalam babak 32 besar ini, sistem gugur diterapkan, di mana tim yang kalah akan langsung tersingkir dari turnamen. Pertandingan yang sangat ditunggu adalah duel antara Brasil dan Jepang, serta Jerman melawan Paraguay. Semua pertandingan dapat disaksikan secara langsung di TVRI dan melalui streaming.
Tim-tim unggulan seperti Brasil, Jerman, Inggris, dan Prancis juga siap bersaing untuk memperebutkan tiket menuju final yang dijadwalkan pada 20 Juli 2026. Inggris, yang finis sebagai pemuncak Grup L, akan menghadapi Republik Demokratik Kongo di babak 32 besar. Dengan performa yang bervariasi dalam fase grup, Inggris diharapkan bisa menunjukkan kualitas terbaik mereka di fase knockout.
Bagan Piala Dunia 2026 membawa banyak kejutan dan strategi yang menarik, dengan beberapa tim besar seperti Argentina dan Portugal memanfaatkan jalur yang menguntungkan untuk melangkah lebih jauh. Keberhasilan tim-tim ini akan sangat bergantung pada performa di lapangan, serta keputusan taktis yang diambil oleh pelatih masing-masing. Pertarungan di babak 32 besar akan menjadi langkah awal bagi tim-tim ini untuk mengejar impian menjadi juara dunia.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.
