Sorot Indonesia – Tangis Celine Evangelista pecah saat antarkan putrinya mondok di pesantren pada Minggu, 5 Juli 2026. Momen emosional ini terjadi ketika Celine mengantar putri sulungnya, Jemima Guri Clementine Sompie, untuk memulai pendidikan di sebuah pondok pesantren. Celine, yang terlihat mengenakan kerudung dan cadar hitam, tidak dapat menahan air mata saat melepas putrinya memasuki fase baru dalam kehidupannya.
Keputusan Celine untuk memondokkan Jemima bukanlah langkah yang diambilnya dengan ringan. Ia mengungkapkan bahwa tujuannya adalah agar anaknya dapat lebih dekat kepada Allah, mandiri, dan memiliki ilmu agama yang kuat. Dalam unggahan di media sosialnya, ia menuliskan, “Masyaallah, aku belajar tentang bentuk cinta yang paling berat, ‘merelakan’. Mengantar anakku jauh bukan karena ingin berjauhan, tetapi karena ingin dia tumbuh lebih dekat kepada Allah, lebih mandiri, dan lebih berilmu.”
Suasana haru semakin terasa ketika Celine mengakui betapa sulitnya berpisah dengan Jemima. “Jujur, hati aku enggak sanggup waktu mau tinggalin dia. Rasanya mau terus aku lihat dan temani, sampai waktunya aku pulang pun, aku masih intip dia di masjid,” ungkapnya. Momen perpisahan ini menjadi pengalaman yang sangat emosional, mengingat selama ini Celine dan Jemima selalu bersama.
Celine berharap dengan memasukkan Jemima ke pesantren, langkah tersebut akan menjadi jalan bagi putrinya untuk menuntut ilmu dan mendekatkan diri kepada Allah. Ia pun memanjatkan doa agar setiap langkah Jemima dalam menuntut ilmu menjadi jalan menuju rida Allah, serta berharap putrinya senantiasa dilindungi dan memiliki akhlak yang mulia.
Dalam video yang diunggah Celine di Instagram, terlihat aktivitasnya saat merapikan kamar Jemima di pesantren. Adik Celine, Marissa Brigitta, turut merekam momen saat Celine mengintip Jemima yang sedang salat di masjid bersama teman-temannya sebelum akhirnya berpamitan.
Celine Evangelista, yang dikenal sebagai artis dengan perjalanan spiritual yang menarik, juga memiliki latar belakang yang unik. Meskipun lahir dalam keluarga Katolik, Celine tumbuh di lingkungan yang juga memiliki anggota beragama Islam. Ia bahkan pernah belajar pendidikan Islam sejak kecil, yang membantunya memahami agama yang kini dianutnya.
Keputusan Celine untuk memondokkan Jemima menegaskan komitmennya dalam memberikan pendidikan agama terbaik bagi anak-anaknya. Momen haru ini tidak hanya menjadi pelajaran bagi Celine, tetapi juga bagi banyak orang tua yang menghadapi dilema serupa dalam mendidik anak-anak mereka.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.
