Sorot Indonesia – Baru-baru ini, publik dihebohkan dengan sebuah video yang menunjukkan anak bungsu Ruben Onsu, Nia, memanggil Giorgio Antonio dengan sebutan ‘papa’. Situasi ini langsung mendapatkan reaksi keras dari Ruben Onsu, yang merasa bahwa sebutan tersebut bisa mengaburkan peran ayah kandungnya dalam kehidupan anak-anaknya. Dalam konteks ini, anak panggil Giorgino Antonio, my dad, Ruben Onsu semprot pola asuh Sarwendah menjadi sorotan utama.

Giorgio Antonio, yang kini menjalin hubungan dengan Sarwendah, mantan istri Ruben, terlihat sangat akrab dengan anak-anak mereka. Dalam video yang viral di media sosial, Thania, anak bungsu Ruben, terlihat duduk di pangkuan Gio dan dengan tanpa ragu menyebutnya sebagai ‘papa’. Momen ini, meskipun tampak manis, memunculkan kekhawatiran bagi Ruben yang merasa ada batasan yang harus dijaga terkait peran ayah dan figur ayah baru dalam kehidupan anak-anaknya.

Baca juga:

Psikolog klinis dari RS PKU Muhammadiyah Solo, Rina Jayanti M.Psi, turut memberikan pandangannya mengenai situasi ini. Menurutnya, kekhawatiran Ruben Onsu sangat beralasan. Ia menekankan pentingnya menjaga batasan dalam pola asuh, terutama ketika seorang anak mulai menganggap figur ayah baru sebagai sosok yang setara dengan ayah kandungnya. “Pasangan baru harus bijaksana dalam bersikap, agar tidak mengaburkan peran orang tua kandung,” jelas Rina.

Dalam konteks ini, Ruben meminta Giorgio untuk bersikap lebih bijak dan tidak membuat anak-anaknya merasa bingung mengenai siapa yang sebenarnya adalah ayah mereka. Ruben percaya bahwa meskipun hubungan antara Gio dan Sarwendah berjalan baik, peran ayah kandung tetap harus dihormati dan dipertahankan. “Saya ingin anak-anak tetap mengenal dan merasakan kehadiran saya sebagai ayah mereka,” tambah Ruben.

Sikap Ruben ini menunjukkan betapa pentingnya peran ayah dalam kehidupan anak-anak, terutama ketika ada figur baru yang memasuki lingkungan keluarga. Ia berharap agar Gio dapat memahami situasi ini dan bersikap sesuai dengan harapan yang ada. Hubungan antara Gio dan anak-anak Ruben juga menjadi perhatian, karena kedekatan yang terjalin harus tetap dalam konteks yang sehat dan jelas.

Menanggapi pernyataan Ruben, banyak netizen yang memberikan dukungan kepada Ruben dan memahami kekhawatirannya. Beberapa di antaranya menyatakan bahwa meskipun cinta dan kasih sayang harus ada dalam setiap hubungan, batasan tetap harus dijaga agar tidak menimbulkan kebingungan bagi anak-anak.

Di sisi lain, ada pula yang mendukung hubungan Gio dan anak-anak Ruben, berpendapat bahwa saling mendukung dalam sebuah hubungan keluarga baru juga sangat penting. Namun, tetap ada kebutuhan untuk menjaga identitas sebagai ayah kandung agar anak-anak tidak merasa kehilangan sosok mereka.

Dengan situasi yang semakin berkembang, publik terus mengamati bagaimana hubungan ini akan berlanjut. Apakah Giorgio Antonio akan mengambil langkah untuk lebih menjaga batasan dalam interaksi dengan anak-anak Ruben Onsu? Ini menjadi pertanyaan yang menarik untuk ditunggu jawabannya. Yang jelas, anak panggil Giorgino Antonio, my dad, Ruben Onsu semprot pola asuh Sarwendah menjadi refleksi penting tentang peran orang tua dalam membangun hubungan sehat di tengah situasi keluarga yang kompleks.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.