Sorot IndonesiaFangfang, istri siri Vicky Prasetyo yang sedang hamil tua, kini mengalami tekanan psikologis yang cukup serius. Dalam situasi ini, Fangfang harus menghadapi kenyataan pahit bahwa Vicky Prasetyo telantarkan istri siri yang sedang hamil tua, Fangfang: Tiap bulan harus mengemis untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Menurut kuasa hukum Fangfang, Emmanuel Alvino, kondisi kesehatan dan mental Fangfang menjadi perhatian utama menjelang kelahiran anak pertamanya.

Fangfang dijadwalkan menjalani operasi caesar pada 17 Juli 2026, namun karena kondisi fisiknya yang semakin memburuk, dokter memutuskan untuk memajukan persalinan ke tanggal 14 Juli. Alvino menjelaskan bahwa Fangfang mengalami kontraksi yang semakin kuat dan rembesan air ketuban yang meningkat, sehingga tindakan medis harus segera diambil.

Baca juga:

Kekhawatiran Fangfang juga dipicu oleh pernyataan Vicky Prasetyo mengenai hak asuh anak mereka. Vicky pernah menyatakan bahwa dia ingin anak mereka tinggal bersamanya, yang membuat Fangfang merasa tertekan dan cemas. Pada jumpa pers virtual, Alvino menyebutkan bahwa Fangfang khawatir anaknya akan diambil oleh Vicky, jika suaminya itu datang menjenguknya.

Fangfang melahirkan seorang bayi laki-laki dengan berat 3,4 kg pada 14 Juli 2026, tanpa didampingi oleh Vicky Prasetyo. Menurut Alvino, hingga saat bayi itu lahir, Vicky tidak menunjukkan kepedulian dengan tidak memberi kabar ataupun bantuan finansial untuk biaya persalinan. “Bahkan satu bungkus popok pun tidak ada dari dia,” ungkap Emmanuel.

Sementara itu, Vicky Prasetyo mengaku bahwa Fangfang adalah istri sahnya dan menegaskan bahwa biaya persalinan tidak akan menggunakan sistem reimburse. Dia menyatakan bahwa mereka telah menikah siri pada 24 Februari 2026, di Kudus setelah Fangfang memeluk agama Islam. Meskipun demikian, komunikasi antara keduanya belum sepenuhnya pulih, dan Vicky hanya meminta doa agar proses kelahiran anak mereka berjalan lancar.

Vicky menyatakan bahwa dia ingin mempersiapkan kelahiran buah hati mereka, meskipun situasi yang ada membawa banyak tekanan. “Belum dihubungin, ngomongin persiapan lahiran saja, doain saja mau persiapan lahiran,” ujar Vicky saat ditemui di Jakarta.

Pernyataan-pernyataan ini menimbulkan berbagai reaksi dari publik, banyak yang merasa prihatin dengan kondisi Fangfang yang harus menghadapi semua ini sendirian. Dalam sebuah wawancara, Fangfang mengungkapkan bahwa setiap bulan dia harus berjuang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, sementara suaminya seolah tidak peduli. Vicky Prasetyo telantarkan istri siri yang sedang hamil tua, Fangfang: Tiap bulan harus mengemis menjadi frasa yang mencerminkan kondisi menyedihkan yang dihadapi oleh Fangfang.

Situasi ini mengingatkan kita akan pentingnya dukungan emosional dan finansial dalam sebuah hubungan, terutama saat momen-momen penting seperti kelahiran anak. Fangfang dan anaknya kini diharapkan mendapatkan perhatian dan dukungan yang layak dari Vicky Prasetyo.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.