Sorot Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan mengalami penguatan terbatas pada perdagangan Senin, 29 Juni 2026. Meskipun IHSG berpeluang menguat terbatas pada Senin (29/6), cek rekomendasi saham berikut yang dapat menjadi pilihan bagi investor.
IHSG telah menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah sebelumnya mengalami penurunan yang cukup signifikan. Pada akhir pekan lalu, IHSG ditutup dengan koreksi sebesar 1,28% di level 5.820. Namun, analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, optimis bahwa IHSG akan mencoba untuk rebound. Ia mencatat bahwa IHSG berpotensi menguji area support di kisaran 5.723 hingga 5.784, dengan resistance di level 5.837 hingga 5.845.
Dalam analisisnya, Herditya menjelaskan bahwa posisi IHSG saat ini masih berada dalam fase wave (b) dari gelombang [iv]. Hal ini menunjukkan bahwa IHSG berpeluang menguat terbatas pada Senin (29/6), cek rekomendasi saham berikut untuk memanfaatkan potensi ini. Analis merekomendasikan beberapa saham yang dapat diakumulasi, antara lain:
- PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS): Rekomendasi untuk melakukan buy on weakness di rentang Rp 1.485 hingga Rp 1.630, dengan target harga di Rp 1.865 hingga Rp 1.980.
- PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC): Disarankan untuk membeli di kisaran Rp 980 hingga Rp 1.160 dengan target harga Rp 1.735 hingga Rp 2.200.
- PT Indika Energy Tbk (INDY): Rekomendasi buy on weakness, dengan target harga di level Rp 2.300 hingga Rp 2.600.
Selain itu, terdapat juga rekomendasi untuk saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) yang dapat diakumulasi di rentang Rp 2.290 hingga Rp 2.430, dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) di kisaran Rp 980 hingga Rp 1.170. Target harga untuk ANTM adalah Rp 2.920 hingga Rp 3.310, sementara untuk BRPT berada di level Rp 1.580 hingga Rp 1.950.
Dalam konteks yang lebih luas, kondisi pasar saat ini masih dipengaruhi oleh pelemahan data ekonomi domestik. Indeks S&P Global Manufacturing PMI Indonesia tercatat turun ke level 46,9 pada bulan Juni dari 50 pada bulan sebelumnya. Hal ini memberikan sinyal bahwa sektor manufaktur mengalami kontraksi, yang dapat memengaruhi kepercayaan investor di pasar modal.
Sementara itu, IHSG juga dipengaruhi oleh sentimen global. Pasar saham di bursa Amerika Serikat menunjukkan kinerja yang positif, dengan pertumbuhan yang signifikan pada sektor teknologi. Ini memberikan harapan bagi IHSG untuk mendapatkan momentum positif di tengah kondisi yang menantang.
Dengan rekomendasi saham yang telah disebutkan, investor diharapkan dapat mengambil keputusan yang lebih bijak dalam menghadapi volatilitas pasar. IHSG berpeluang menguat terbatas pada Senin (29/6), cek rekomendasi saham berikut agar dapat memanfaatkan peluang investasi yang ada. Para analis menyarankan untuk tetap memantau berita ekonomi dan perkembangan pasar secara keseluruhan.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.
